GridOto.com - Pria inisial BS ditangkap Polisi karena meminta uang Rp 20.000 kepada wisatawan di kawasan wisata Danau Toba, kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Bukan itu saja, paling jengkelin Ia juga mengeluarkan nada ancaman akan menghancurkan mobil wisatawan jika tak memberinya sejumlah uang.
Dalam video yang beredar di media sosial, BS terlihat meminta uang Rp 20.000 kepada wisatawan.
Ketika permintaannya tidak dipenuhi, ia mengancam akan merusak mobil korban dengan memecah kaca.
Dilihat dari akun Instagram @sumaterainsighfeed, tampak pelaku berbaju merah di dampingi 2 pria lain adu mulut dengan wisatawan di Samosir.
Lelaki berbaju merah menyebut lokasi tempat wisatawan berfoto merupakan milik pribadinya.
Pria itu kemudian mengarahkan batu di tangannya ke mobil bila tidak diberi uang Rp 20.000.
Karena ketakutan wisatawan tersebut akhirnya menyerahkan uang itu ke pemuda yang mengancamnya.
"Kasih aja," ujar wisatawan lokal lalu meninggalkan lokasi wisata.
Dalam narasi video disebutkan aksi pungli terjadi di kawasan Bukit Anduhur, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, (17/5/26).
Baca Juga: Nestapa Pekerja Jerambah Pelabuhan Gilimanuk, Sodorkan Karcis Rp 4.000 Dituding Pungli
"Menurut informasi yang beredar, pengunjung diminta uang masuk sebesar Rp20.000 secara paksa oleh seorang pria sambil membawa batu. Karena merasa takut, penumpang akhirnya memberikan uang tersebut,'' tulis narasi video.
Kasatreskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk membenarkan insiden itu.
Namun, kata Edward, itu merupakan peristiwa lama dan pelakunya inisial BS, sudah ditangkap, saat video itu viral sekitar sebulan lalu.
"Sudah lama itu kejadiannya (sebulan lalu), kita langsung bergerak cepat pelaku sudah diamankan," ujar Edward saat dihubungi melalui telepon seluler, (15/6/26) mengutip Kompas.com.
Lebih lanjut, Edward menjelaskan pelaku merupakan warga sekitar, saat kejadian wisatawan mendatangi salah satu spot wisata untuk berfoto.
Lokasinya ternyata milik keluarga pelaku.
"Intinya lokasi itu baru dikenal masyarakat lalu didatangi (wisatawan) melihat pemandangan. Terus pelaku siapkan tempat parkir dan kamar mandi gitu," ujar Edward.
Kemudian pelaku meminta uang parkir Rp 20.000 hingga terjadi cekcok dengan wisata lokal hingga akhirnya viral seperti video beredar.
Namun pasca diamankan pelaku sudah meminta maaf dan berjanji tidak melakukan perbuatannya lagi lalu korban juga tidak membuat laporan.
Polisi selanjutnya melakukan pembinaan kepada pelaku.
Baca Juga: Pulogadung Mencekam, Sopir Daihatsu Luxio Dipalak Pria Bersajam Terang-terangan di Lampu Merah
"Jadi kemarin sudah kita lakukan pembinaan dan dia (pelaku) telah meminta maaf tidak akan melakukan dan tidak akan ada lagi kejadian seperti itu," ucap Edward.
Senada, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir,Tetty Naibaho mengatakan BS telah mendapatkan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.
"Sudah dibina," ujar Tetty saat dihubungi melalui telepon seluler, (16/6/26) menukil Kompas.com.
Menurut Tetty, setelah dilakukan pembinaan, BS juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
"Saya mengaku salah dan saya minta maaf kepada masyarakat Samosir dan saya berjanji tidak akan mengulanginya kesalahan yang sama lagi," ujar BS dalam rekaman video yang diterima Kompas.com.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR