GridOto.com- Salah satu keuntungan yang jarang diketahui pemilik mobil hybrid adalah usia pakai kampas rem yang berpotensi lebih panjang dibanding mobil konvensional.
Hal tersebut juga berlaku pada Toyota Veloz Hybrid EV yang sudah dibekali teknologi pengereman regeneratif atau regenerative braking.
Sistem ini bekerja berbeda dibanding pengereman pada mobil bermesin bensin biasa.
Saat pengemudi melepas pedal gas atau melakukan pengereman, sebagian energi yang biasanya terbuang akan dimanfaatkan kembali.
Energi tersebut kemudian diubah menjadi tenaga listrik untuk membantu mengisi baterai hybrid.
Baca Juga: Ternyata Saluran Udara Baterai Veloz Hybrid Harus Dibersihkan
Karena proses perlambatan kendaraan tidak sepenuhnya mengandalkan gesekan kampas rem dengan piringan rem, beban kerja komponen rem menjadi berkurang.
Philardi Ogi selaku Head of Public Relation PT Toyota Astra Motor menjelaskan bahwa Veloz Hybrid EV telah dilengkapi sistem pengereman regeneratif.
"Veloz Hybrid EV dilengkapi sistem pengereman regeneratif yang membantu mengubah energi pengereman menjadi daya listrik untuk mengisi baterai hybrid," ujar Ogi.
Menurutnya, saat regenerative braking bekerja, sebagian proses perlambatan kendaraan dibantu oleh sistem elektrifikasi.
"Saat regenerative braking bekerja, beban gesekan pada kampas rem dapat berkurang karena sebagian proses perlambatan kendaraan dibantu oleh sistem elektrifikasi," jelasnya.
Baca Juga: Penjualan Veloz Hybrid Tembus 12.000 Unit Lebih, Sebagian Sudah Dikirim ke Konsumen
Kondisi tersebut membuat kampas rem berpotensi memiliki usia pakai lebih panjang dibanding kendaraan konvensional.
"Hal inilah yang membuat kampas rem pada kendaraan hybrid berpotensi lebih awet dibandingkan kendaraan konvensional, tergantung pada gaya berkendara dan kondisi pemakaian," lanjut Ogi.
Pengemudi juga dapat melihat kerja regenerative brake melalui indikator power distribution pada layar MID yang menunjukkan aliran energi menuju baterai hybrid.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR