Menurutnya, saat regenerative braking bekerja, sebagian proses perlambatan kendaraan dibantu oleh sistem elektrifikasi.
"Saat regenerative braking bekerja, beban gesekan pada kampas rem dapat berkurang karena sebagian proses perlambatan kendaraan dibantu oleh sistem elektrifikasi," jelasnya.
Baca Juga: Penjualan Veloz Hybrid Tembus 12.000 Unit Lebih, Sebagian Sudah Dikirim ke Konsumen
Kondisi tersebut membuat kampas rem berpotensi memiliki usia pakai lebih panjang dibanding kendaraan konvensional.
"Hal inilah yang membuat kampas rem pada kendaraan hybrid berpotensi lebih awet dibandingkan kendaraan konvensional, tergantung pada gaya berkendara dan kondisi pemakaian," lanjut Ogi.
Pengemudi juga dapat melihat kerja regenerative brake melalui indikator power distribution pada layar MID yang menunjukkan aliran energi menuju baterai hybrid.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR