Kenaikan biaya di sektor spare part dan pelumas sendiri dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal.
Salah satunya adalah pelemahan nilai tukar rupiah yang berdampak terhadap biaya komponen maupun bahan baku yang masih memiliki ketergantungan terhadap produk impor.
Selain itu, kondisi geopolitik global juga ikut memberikan tekanan terhadap rantai pasok otomotif.
Gangguan distribusi akibat konflik di kawasan Timur Tengah turut memicu kenaikan harga minyak mentah dunia, yang kemudian berdampak pada biaya produksi pelumas serta ongkos logistik.
Di sisi lain, kenaikan harga bahan baku plastik global juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi biaya produksi sejumlah komponen kendaraan, terutama parts berbahan plastik untuk kebutuhan eksterior maupun interior.
Meski telah melakukan penyesuaian harga suku cadang sejak April 2026, Suzuki tidak mengungkapkan detail besaran persentase kenaikan maupun daftar komponen yang mengalami dampak paling besar.
Suzuki menegaskan evaluasi harga akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar, biaya produksi, serta kebutuhan konsumen agar layanan purnajual tetap berjalan optimal.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR