Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

ALVA Sebut Motor Listrik di Indonesia Tidak Cocok Pakai Swap Battery

Mohammad Nurul Hidayah - Kamis, 21 Mei 2026 | 15:30 WIB
Baterai baru ALVA N3 Next Gen kini support fast charging, dari 10-50 persen hanya 25 menit saja.
Baterai baru ALVA N3 Next Gen kini support fast charging, dari 10-50 persen hanya 25 menit saja.

GridOto.com - Saat ini teknologi baterai motor listrik yang dijual di Indonesia cukup beragam.

Selain soal kapasitas dan tipe baterai yang digunakan, cara baterai diisi daya juga memiliki pilihan.

Ada motor listrik yang baterainya bisa dicas langsung menggunakan charger, ada juga gunakan metode tukar baterai atau swap.

Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer (CMO) di ALVA menyebut sistem cas baterai motor listrik langsung menggunakan charger paling pas digunakan di Indonesia.

Pasalnya, penggunaan motor listrik di Indonesia berbeda dengan penggunaan di negara-negara lain.

Baca Juga: Motor Listrik VinFast Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Harga Segini

"Di luar negeri kebanyakan motor listrik digunakan untuk mobilitas jarak pendek. Tapi di Indonesia motor listrik ini harus bisa dipakai cukup jauh dalam satu kali pengisian daya," buka Adit sapaan akrab Putu Swaditya Yudha.

Karena hal ini, Adit menyebut sistem pengisian daya baterai langsung menggunakan charger lebih cocok untuk di Indonesia.

"Kenapa? Karena sampai hari ini (18:13) baterai swap itu punya keberatasan," ujarnya.

Putu Yudha selaku Chief Marketing Officer (CMO) ALVA
Isal/GridOto.com
Putu Yudha selaku Chief Marketing Officer (CMO) ALVA

Keterbatasan utama pada baterai motor listrik model swap ada pada dimensinya.

Baterai model swap umumnya dibuat dengan dimensi tidak terlalu besar dan berbobot ringan untuk mempermudah proses swap baterai.

Baca Juga: Soal Wacana Insentif Rp 5 Juta Untuk Motor Listrik, Ini Komentar Alva

Hal itu akan berpengaruh dengan kapasitas baterai yang terpasang menjadi tidak maksimal.

Efeknya, jarak tempuh yang bisa diraih motor listrik dalam satu kali siklus pengecasan menjadi kurang optimal.

Alasan ini yang membuat ALVA menyebut sistem baterai cas langsung masih lebih cocok di Indonesia dibandingkan model swap baterai.

"Baterai tanam ini kapasitasnya bisa lebih besar yang membuat jarak tempuh dan kemampuan motornya jadi lebih maksimal," tutup Adit.

Saat ini semua motor listrik yang ditawarkan ALVA menggunakan baterai yang bisa dicas langsung menggunakan charger.

Untuk lebih memudahkan konsumen, ALVA juga menyediakan charger yang bisa disetel manual output-nya agar motor bisa dicas di rumah yang memiliki daya listrik tidak terlalu besar.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa