Meski lelah, Prabowo mengaku senang dan terharu setiap berkunjung ke daerah dan disambut oleh masyarakat.
Ia pun memaklumi masyarakat yang begitu bersemangat menyambut dirinya, bahkan sampai harus menunggu berjam-jam di bawah teriknya matahari.
Prabowo juga berseloroh dirinya perlu menggunakan minyak khusus setelah berjabat tangan dengan banyak orang.
"Tapi, aduh ini memang rakyat Jawa Timur ya tangannya tuh keras-keras. Rupanya deh, rupanya Jawa Timur banyak petaninya ya, Bu, ya, emak-emaknya juga keras tangannya. Habis dua-tiga kali kunjungan, waduh harus pakai minyak khusus aku. Tapi itulah risiko," ungkap Prabowo.
Oleh karena itu, Prabowo mencetuskan ide agar Pindad membuat desain khusus mobil presiden yang berbahan kaca.
Ia ingin mobil itu menyediakan kursi untuknya duduk, tetapi didesain agar seolah-olah ia sedang berdiri menyapa masyarakat.
Baca Juga: Lokasi Pabrik Mobil Nasional Indonesia Sudah Ditentukan, Pindad Pilih di Kabupaten Ini
Prabowo pun menyinggung usianya yang sudah 75 tahun tetapi masih ingin menyapa masyarakat yang ramai-ramai menunggunya.
"Ini saya lagi mikir minta Pindad, mana itu Profesor Sigit (Sigit P Santosa, Direktur Utama Pindad)? Ada Sigit? Enggak ada. Coba didesain mobil khusus untuk Presiden, pakai kaca gitu, yang ada kursi tapi kelihatan aku berdiri gitu loh. Boleh dong? Eh gue ini sudah 75 tahun nih gila, tapi aku kasihan rakyat menunggu lama ya. Tapi saya semangat," imbuh Prabowo.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR