Baca Juga: Pedagang Merapat, Ada Lelang Maybach S560, McLaren 720S Sampai Kawasaki Z1000 Mulai Rp 200 Jutaan
Sementara batas akhir penyetoran uang jaminan jatuh pada kemarin, (18/5/26).
Kuntadi menegaskan, seluruh barang yang dilelang BPA merupakan barang rampasan negara yang status hukumnya telah selesai sehingga aman dibeli masyarakat.
"Kondisinya kami jamin baik dan ini masyarakat juga harus tahu bahwa membeli barang kami itu bukan membeli barang bermasalah, tapi barang yang sudah selesai masalahnya," ungkap dia.
Menurut Kuntadi, hasil penjualan barang rampasan negara melalui lelang nantinya akan disetorkan ke kas negara dan digunakan untuk pembangunan.
"Sehingga ada kepastian bagi masyarakat bahwa membeli barang kami itu sama artinya dengan membantu negara dalam menyelesaikan barang-barang rampasan ini, yang ujungnya uang ini akan kita setorkan ke kas negara dan bisa dipakai untuk pembangunan negara," ujarnya.
Selain Harley-Davidson, barang dengan nilai paling fantastis yang dilelang BPA Fair adalah crude oil atau minyak mentah sitaan perkara pidana pencemaran lingkungan.
Kuntadi menyebut minyak mentah tersebut sebelumnya sudah terjual dalam tahap pra-event dengan nilai mencapai lebih dari Rp 900 miliar, naik dari harga limit awal sekitar Rp 800 miliar.
Dalam BPA Fair tahun ini, Kejagung menargetkan tingkat keterjualan barang rampasan meningkat hingga 75 persen.
Sebelumnya, tingkat keterjualan lelang barang rampasan disebut hanya berkisar 25 persen.
Untuk memudahkan masyarakat mengikuti lelang, BPA juga menyediakan pendampingan pembuatan akun hingga perangkat komputer bagi peserta yang ingin mengikuti proses penawaran secara daring.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR