Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Lihat Kisi-Kisi Radiator Mobil Menumpuk Kotoran, Perlu Lakukan ini

Ryan Fasha - Kamis, 21 Mei 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi radiator mobil bekas
Ryan/GridOto
Ilustrasi radiator mobil bekas

GridOto.com - Sistem pendingin mesin mobil memanfaatkan komponen bernama radiator untuk melepas panas dari radiator coolant.

Radiator coolant ini akan dihempaskan oleh udara saat mobil berjalan melalui kisi-kisi.

Kisi-kisi inilah yang berperan melepaskan panas dari radiator coolant sehingga saat masuk kembali ke dalam mesin suhunya sudah menurun.

Masalah muncul ketika kisi-kisi radiator ini menumpuk kotoran seperti tanah, debu yang mengeras dan lainnya.

Jika sampai hal ini terjadi maka sistem pendinginan mesin akan terganggu.

ILUSTRASI. Indikator suhu mesin.
Yaraslau Mikheyeu
ILUSTRASI. Indikator suhu mesin.

Baca Juga: Kipas Pendingin Radiator Mesin Mati, Dampaknya Bisa Sangat Berbahaya

"Suhu radiator coolant yang kembali ke dalam mesin tidak sepenuhnya turun karena udara terhambat oleh kotoran tersebut," buka Arif, Foreman bengkel resmi Suzuki Trimitra Sejahtera Mobilindo di Bekasi.

Panas radiator coolant yang kembali ini membuat peningkatan suhu kerja yang cukup berdampak.

"Solusi kalau kotoran di kisi-kisi radiator sudah terlalu parah ya harus dibongkar untuk dibersihkan secara manual," tambahnya.

Membersihkan kisi-kisi secara manual dengan mencucinya dan menghilangkan kotoran yang menempel.

Jangan sampai hanya karena kisi-kisi radiator mobil yang kotor membuat mesin overheat.

Ilustrasi air radiator mobil bekas
ryan/gridoto.com
Ilustrasi air radiator mobil bekas

Baca Juga: Tabung Reservoir Radiator Coolant Mobil Isinya Kurang, Ini Akibatnya

"Biasanya radiator yang sudah di bagian kisi-kisi ini sudah berumur dan jarang dicuci sehingga kotoran menumpuk," jelas Arif.

Jangan biarkan mesin mobil overheat hanya karena kotoran banyak menempel di kisi-kisi radiator.

Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa