Di sana, Brigadir Arya melihat ada dua pria mencurigakan, melansir TribunLampung.co.id.
Satu di antaranya terlihat merusak kunci stang Honda BeAT dengan nomor polisi BE 2826 NBM.
Brigadir Arya lantas menegur dua pria yang diduga maling motor itu.
Korban pada saat kejadian menggunakan baju preman karena merupakan seorang intel.
Namun, bukannya menyerah, satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan menembak korban dari jarak dekat.
Peluru mengenai kepala Brigadir Arya bagian samping sebelah kanan tembus ke bagian kiri.
Brigadir Arya sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, akan tetapi nyawanya tak tertolong.
Baca Juga: Maling Motor di Gedebage Nekat Maksimal, Dada Korban Ditembak Senpi 5 Kali
"Pagi tadi kejadiannya, Innalillahi wainnailaihi rojiun, korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara," kata Yuni.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR