Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Odometer Mobkas Bisa Dimanipulasi, Ahli Ungkap Cara Deteksi Meski Sulit Dibuktikan

Ferdian - Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:30 WIB
Odometer mobil mobil bekas yang normal (foto ilustrasi)
Radityo Herdianto / GridOto.com
Odometer mobil mobil bekas yang normal (foto ilustrasi)

GridOto.com - Bagi yang ingin mencari mobil bekas, modus manipulasi odometer masih jadi salah satu hal yang bikin khawatir.

Padahal di lapangan, terbukti kalau angka kilometer telah diubah bukan perkara mudah, bahkan bagi jasa inspeksi profesional sekalipun.

Menurut Jeffrey Andika, pemilik jasa inspeksi Otospector, dugaan manipulasi odometer tidak bisa disimpulkan hanya dari tampilan fisik kendaraan.

“Kalau misalnya kita sampai bilang manipulasi odometer, itu harus kuat dasarnya. Itu sangat-sangat sulit, karena itu kan lebih ke indikasi,” kata Jeffrey di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, kondisi seperti setir haus atau pedal yang terlihat sudah termakan usia tak cukup kuat untuk menjadi bukti utama.

Indikasi tersebut hanya menjadi petunjuk awal yang perlu diverifikasi lebih lanjut.

“Kalau cuma bilang setirnya botak, pedalnya haus, itu kurang kuat,” ujarnya melansir Kompas.com.

Baca Juga: Bukan Cuma Air Radiator Habis, Ini Penyebab Mesin Mobil Bekas Sering Overheat

Sebagai gantinya, tim inspektor akan mengumpulkan berbagai indikasi di lapangan, lalu mencocokkannya dengan data riwayat servis kendaraan, terutama dari bengkel resmi.

“Inspektor cek indikasi, lalu masuk ke sistem, dan tim kantor akan cek record ke bengkel resmi. Kalau memang ada record-nya, baru kita tulis di catatan,” kata Jeffrey.

Meski begitu, Otospector tidak secara langsung menyatakan bahwa odometer telah dimanipulasi.

Laporan yang diberikan lebih menekankan pada penyajian data agar konsumen dapat menarik kesimpulan sendiri. “Kita tidak bilang odometer dimanipulasi, kita hanya tampilkan data dan biarkan konsumen menyimpulkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketidaksesuaian antara angka odometer dengan riwayat servis bisa menjadi sinyal kuat adanya kejanggalan.

Misal, ketika catatan servis menunjukkan jarak tempuh tertentu, namun angka yang tertera di mobil justru lebih rendah.

“Misalnya kilometernya 47 ribu, tapi ada catatan servis sebelumnya tidak sesuai, itu sudah cukup jadi indikasi,” kata Jeffrey.

Baca Juga: Harga Solar Naik, Ini Gejala Injektor Mobil Bekas Diesel Common Rail Mulai Rusak

Di sisi lain, penggunaan alat pemindai seperti OBD (On-Board Diagnostics) juga belum tentu bisa mengungkap angka kilometer asli pada semua mobil.

Menurut Jeffrey, fitur tersebut umumnya hanya tersedia pada model tertentu.

“Scan OBD itu tidak semua mobil bisa, biasanya lebih ke mobil Eropa,” ujarnya.

Karena itu, pendekatan berbasis indikasi fisik yang dikombinasikan dengan data historis dinilai masih menjadi metode paling realistis saat ini untuk membaca potensi manipulasi odometer pada mobil bekas.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa