GridOto.com - Pemilik mobil bekas harus tahu nih gejala injektor mesin diesel common rail yang mulai rusak.
Di mobil mesin diesel zaman now sudah menganut sistem injeksi common rail.
Ternyata injektor mesin diesel tipe common rail ini berbeda dengan tipe konvensional.
Seiring pemakaian, injektor diesel common rail juga bisa mengalami kerusakan.
Untuk mengetahui indikasi injektor diesel common rail sudah mulai rusak bisa dirasakan dari berbagai cara.
Aong Ulinnuha pemilik bengkel spesialis diesel ABS Diesel mengungkapkan ada dua indikasi bahwa injektor mesin diesel common rail mualai bermasalah.
"Untuk indikasi yang paling mudah dirasakan adalah mesin yang kurang bertenaga dan cenderung pincang," ucap Aong yang bengkelnya berada di di Jl. Gempol Raya No.56, RT.003/RW.002, Kunciran, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten.
Selain dari mesin yang kurang bertenaga, saat injektor dibongkar dan dilakukan pengetesan dengan alat khusus juga terlihat adanya kerusakan.
Kerusakan yang bisa terlihat adalah bahan bakar yang kembali ke tangki lebih banyak dibanding yang disemprotkan.
"Kita ada alatnya, dan melalui alat ini kita bisa tahu seberapa banyak bahan bakar yang kembali ke tangki bahan bakar," tambahnya.
Bila perbandingannya terlalu banyak bahan bakar yang kembali ke tangki bahan bakar maka ada kerusakan di dalam injektor diesel.
Banyaknya bahan bakar yang kembali ke tangki diakibatkan oleh mampetnya valve di injektor karena ditumpuki residu.
"Residu dari bahan bakar yang kualitasnya kurang baik bisa membuat injektor diesel common rail rusak," beber Aong.
Kalau sudah mengalami kerusakan maka harus cepat diperbaiki, bila tidak harus diganti baru karena kerusakan semakin parah.
Itulah dia gejala injektor mobil bekas diesel common rail mulai rusak.
Baca Juga: Mobil Bekas Mitsubishi Xpander 2019 Cuma Segini Jelang Idul Adha, Intip Daftar Harganya
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR