Tak hanya bertenaga, G9 juga mengandalkan teknologi pengisian daya cepat.
Baterainya bisa diisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit, menjadikannya cukup praktis untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Menariknya, G9 merupakan salah satu model pertama Xpeng yang sejak awal dikembangkan untuk pasar global.
Produksinya dilakukan di Guangzhou, China, dan juga dirakit di fasilitas Magna Steyr di Austria.
Pada awal 2026, Xpeng juga memberikan penyegaran pada G9, terutama di sektor teknologi.
SUV ini kini dibekali sistem ADAS terbaru dengan dukungan tiga chip AI Turing buatan Xpeng, yang mampu menghasilkan performa komputasi hingga 2.250 TOPS.
Pembaruan tersebut memungkinkan fitur keselamatan aktif seperti AEB dan AES bekerja hingga kecepatan tinggi, sekaligus meningkatkan kemampuan berkendara semi-otonom.
Sementara itu, sistem infotainment juga mendapat peningkatan lewat penggunaan AIOS 6.0, yang menghadirkan asisten berbasis AI dan tampilan antarmuka baru yang lebih intuitif.
Melihat spesifikasi dan positioning tersebut, G9 dinilai lebih mendekati kebutuhan konsumen Indonesia.
Apalagi, Brian Gu juga menyinggung bahwa pasar Indonesia memiliki potensi besar untuk kendaraan keluarga premium, terbukti dari respons positif terhadap model seperti X9.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR