GridOto.com – Mungkin Anda mengenal Chery sebagai brand Cina yang menjual produk dengan rumus fitur berlimpah, desain atraktif, dan harga jual kompetitif.
Itu tidak salah karena sampai saat ini memang begitu adanya.
Tapi yang ditunjukkan Chery saat kami berkunjung ke markasnya di kota Wuhu, Cina, ternyata lebih dari itu.
Brand yang juga menaungi iCar, Jaecoo, Lepas, hingga Freelander ini ternyata juga menyimpan obsesi terhadap nilai keselamatan.
Tak heran jika mereka pede melakukan crash test dan mengundang banyak pihak mulai dari media internasional termasuk GridOto.com, pemilik dealer, hingga perwakilan dari berbagai negara untuk menyaksikan langsung seperti apa produknya saat mengalami tabrakan yang realistis (26/4).
Ada 2 kendaraan yang terlibat di crash test ini: Chery Tiggo 7 dan Chery Tiggo 9.
Skenarionya Chery Tiggo 9 sebagai kendaraan utama, akan menerima hantaman dari arah depan oleh Chery Tiggo 7 yang melaju di kecepatan 50 km/jam.
Baca Juga: Ketemu Chery E5 Baru di Cina, Bakal Jadi Model Facelift di Indonesia?
Tak hanya itu, Chery Tiggo 9 juga akan dihantam dari arah belakang dengan panel dinamis yang bergerak dengan kecepatan 40 km/jam.
Jadi ini adalah skema yang menjepit Chery Tiggo 9 secara harfiah, dan untungnya kita tak perlu jadi penumpang karena dalam pengujian ini respons manusia sudah diperankan oleh Anthropomorphic Test Device (ATD) alias crash test dummy.
Pengujian ini mengevaluasi struktur bodi, sistem keselamatan, dan respons kendaraan setelah tabrakan.
Hasilnya impresif. Baik Tiggo 7 maupun Tiggo 9 terlihat mampu menjaga ruang kabin tanpa deformasi signifikan.
Benar bahwa bagian depan hancur, termasuk gril dan kap mesin yang remuk, tapi pilar A, pilar B, dan pilar C terlihat utuh.
Airbag termasuk curtain airbag, mengembang dengan baik dan sabuk pengaman bekerja sesuai fungsi. Tidak ditemukan kebocoran pada sistem bahan bakar, dan lampu darurat menyala untuk menunjukkan situasi luar biasa.
Bahkan Tiggo 9 sebagai fokus utama pengetesan, masih bisa dibuka pintunya yang mana itu penting untuk proses evakuasi.
Keberhasilan tes tabrak ini tak lepas dari struktur bodi yang dirancang Chery. Chery Tiggo 9 menggunakan sekitar 85 persen baja berkekuatan tinggi dan 21 persen baja hot-stamped.
Baca Juga: Gebrakan Chery Tiggo V, SUV yang Sekaligus Bisa Jadi Double Cabin
Chery Tiggo 9 juga mampu mendistribusi energi benturan termasuk menyerap dan mengalihkannya ke area yang jauh dari kabin-sehingga penumpang lebih aman.
Dari hasil ini mestinya Chery mendapatkan apa yang mereka mau, yakni Chery Tiggo 9 juga meraih bintang 5 yang artinya Sangat Aman di berbagai NCAP (New Car Assessment Program), entah itu ASEAN NCAP, ANCAP (Australia), atau Euro NCAP.
Info tambahan, Chery Tiggo 7 yang juga jadi mobil peraga di pengetesan ini, lebih dulu lulus uji tabrak dan ia meraih bintang 5 di semua tes ASEAN NCAP, ANCAP, atau Euro NCAP.
Dalam konteks penggunaan secara riil, hasil positif ini jelas penting bagi siapa pun yang menganggap safety adalah nilai tanpa kompromi.
Termasuk dan terutama bagi konsumen dengan orientasi keluarga, akan lebih mudah bagi mereka memilih mobil yang sudah teruji nilai keselamatannya. Di titik ini, Chery Tiggo 9 menunjukkan bukti dengan pengujian riil, bukan sekadar janji dalam cetakan brosur.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR