Secara proporsi, mobil ini memiliki rasio bodi 1:2,5 yang menciptakan tampilan depan lebih panjang dengan kabin meruncing tajam.
Selain itu, terdapat rasio wheelbase terhadap lebar 3:1 serta rasio tinggi roda terhadap lebar 1,6:1, mempertegas karakter desain yang condong ke depan.
Melansir CarNewsChina, Formula X dibangun menggunakan bodi full karbon fiber.
Berdasarkan spesifikasi yang ditampilkan, bagian eksterior mengintegrasikan enam saluran aliran udara serta 19 ventilasi yang tersebar di seluruh bodi.
Untuk mendukung performa aerodinamika, mobil ini dilengkapi sayap belakang elektrik aktif dan diffuser berongga.
Desain keseluruhan lebih mengutamakan fungsi aliran udara dibanding sekadar estetika, dengan elemen aerodinamis yang terlihat langsung pada panel bodi.
Masuk ke dalam kabin, Formula X mengusung tata letak minimalis yang fokus pada performa.
Baca Juga: BYD Buka Keran Pemesanan SUV Monsternya, Harga di Bawah Rp 1 M
Terdapat mekanisme setir lipat serta layar utama yang diposisikan di tengah.
Material serat karbon juga mendominasi interior guna menjaga bobot tetap ringan.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait spesifikasi sistem penggerak yang akan digunakan.
Konsep Formula X disebut telah mendekati versi produksi, dengan sekitar 80% desain diperkirakan akan dipertahankan.
Peluncuran ke pasar diproyeksikan terjadi sekitar tahun 2027.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR