GridOto.com - Jika diperhatikan dengan saksama di samping radiator biasanya terdapat tabung reservoir.
Komponen tabung reservoir radiator coolant ini ada sebagai tempat penampungan sementara.
Jika radiator coolant terlalu panas dan tekanan tinggi maka akan menuju ke tabung reservoir ini.
Saat temperatur berangsung turun maka radiator coolant ini akan kembali.
"Kondisi normal, tabung reservoir radiator ini harus diisi sampai mendekati batas atas," buka Apre, Kepala Mekanik bengkel AP Speed di Bekasi.
Baca Juga: Kapan Flushing Radiator Dibutuhkan, Bengkel Kasih Penjelasannya
Apa dampaknya jika tabung reservoir radiator ini enggak diisi sampai batas yang sudah ditentukan?
"Kalau enggak diisi atau benar-benar kosong maka bisa menyebabkan sistem pendingin kurang radiator coolant saat terjadi kevakuman di kondisi mesin mati," sebutnya.
Maka dari itu, radiator coolant harus tetap tersedia di tabung reservoir ini.
Kondisi sistem pendingin yang kurang radiator coolant menyebabkan mesin bekerja pada temperatur tinggi.
Kondisi ini membuat mesin dekat dengan kondisi overheat atau panas berlebihan.
Baca Juga: Wajib Tahu, Pentingnya Kuras Radiator Coolant Mobil Secara Berkala
"Cek isi tabung reservoir radiator bekala atau tiap minggu bila mobil digunakan tiap hari," beber pria yang bengkelnya ada di Jl. Hankam, Bekasi.
Itulah fungsi penting tabung reservoir radiator coolant dan pastikan kondisinya tetap penuh.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR