GridOto.com - Bejing Auto Show 2026 akan segera dimulai (24 April - 3 Mei).
Sebelum menuju kesana tim GridOto diajak GAC Indonesia ke markas besar GAC Group di Guangzhou, China (22/04) untuk melihat teknologi dan mobil baru yang mereka miliki.
Ada tiga mobil yang dikenalkan secara langsung oleh GAC kepada GridOto yaitu Aion i60, Aion N60 dan Hyptech HL.
“Melalui sesi ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengembangan produk GAC dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pengguna yang beragam,"
"Mulai dari kendaraan listrik untuk mobilitas harian, SUV keluarga yang praktis, hingga lini premium berperforma tinggi, seluruhnya dikembangkan dengan pendekatan yang sangat relevan untuk karakter pasar seperti Indonesia,” ujar Iqbal Taufiqurrahman, Product and Strategy GAC Indonesia di Guangzhou, China.
Yang pertama ada Aion i60 yang hadir buat menjadi "obat" yang masih memiliki range anxiety terhadap mobil listrik.
Karena mobil ini menggunakan teknologi REEV (Range Extended Electric Vehicle).
Secara sederhana, mobil ini masih menggunakan mesin pembakaran dalam sebagai generator pengisi daya baterai.
Sehingga kalian masih bisa isi bensin dan enggak perlu colok charger untuk mengisi daya baterai.
Mesin yang digunakan sebagai generator pada Aion i60 menggunakan mesin 1.5L "Volcano" yang sangat efisien.
Konversi bahan bakarnya diklaim mencapai 3,73 kWh/L.
Saat baterai dan tangki bensin penuh, mobil ini bisa menempuh total jarak hingga 1.240 km.
Kemudian, mereka juga memperkenalkan Aion N60 yang didesain oleh Eks desainer BMW.
Yups.. N60 adalah mahakarya Benoit Jacob (desainer legendaris eks-BMW i3 & i8).
Desainnya membulat namun futuristik, memberikan koefisien hambat udara yang sangat rendah untuk efisiensi maksimal.
Masuk ke kabin N60, Sobat GridOto akan disambut kursi penumpang depan yang sudah dilengkapi fitur Zero-Gravity.
Mobil listrik ini mampu menempuh jarak hingga 610 km saat baterai terisi penuh.
N60 menggunakan sistem penggerak Amorphous Alloy Silicon Carbide pertama di dunia.
Hasilnya? Konsumsi energi sangat irit, hanya 11,7 kWh per 100 km. Ini standar baru untuk SUV listrik.
Aion N60 dibekali teknologi sensor canggih seperti LiDAR dan Radar 4D untuk mendukung keamanan berkendara.
Yang terakhir ada mobil listrik SUV keluarga premium yaitu Hyptech HL.
Mobil listrik ini sudah dibekali teknologi pengisian super cepat 800V 5C, saat baterai terisi penuh mampu menempuh jarak 750 km.
Hyptech HL juga tersedia dengan teknologi REEV yang bisa menempuh jarak lebih dari 1.200 km.
Yang menjadi perhatian di Beijing Auto Show 2026 akan menjadi saksi kehadiran Aion N60 dan Aion i60 secara global atau global launch.
Nah.. setelah global launch, apakah ini pertanda Aion i60 dan Aion N60 bakal diboyong ke Indonesia? Kita tunggu besok!
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR