Malah mode pijatnya pun sangat beragam yang mampu memberikan rasa pijatan pada area punggung yang berbeda. Antara lain ada pulse, wave, walk, single, comfort, butterfly, weist dan snake.
Yang juga bisa diatur dari layar sentuh tersebut adalah AC, audio dan juga termasuk ambient light di bagian pintu dan dasbor. Seru ya!
Berikut penunjang kenyamanan bagi penumpang baris kedua adalah tersedianya meja yang tentunya terletak di bagian belakang jok baris pertama.
Oiya mejanya sangat solid dengan dudukan yang kuat, jadi aman saat dipakai untuk meletakkan tablet atau barang lainnya.
Fitur penunjang produktivitas sang CEO tentunya juga terdapat power outlet model USB, yang berada di balik armrest sebelah dalam, jadi selama perjalanan gadget tidak akan kehabisan baterai.
Selanjutnya terdapat beberapa cup holder, yaitu ada di bagian depan armrest dan di bagian pintu.
Tidak berhenti di situ, Maxus Mifa9 juga punya fitur yang menambah kesan mewah serta kesan kabin yang lebih lapang, yaitu panoramic roof yang bisa dibuka lebar. Jadi ketika melakukan perjalanan ke daerah pegunungan yang udaranya sejuk, bisa dibuka agar udara bisa masuk.
Yang kurang dari Maxus Mifa9 ini belum dilengkapi dengan fitur hiburan untuk kursi baris kedua, belum ada layar yang biasanya terpasang di atap atau di bagian belakang kursi depan. Mungkin sang CEO lebih diarahkan untuk istirahat rebahan sambil dipijat saja ya? Hehee...
Oiya sedikit menilik tentang penggerak, Maxus Mifa9 adalah kendaraan listrik murni (BEV) yang dibekali baterai berkapasitas 90 kWh dengan klaim daya jelajah 520 km (NEDC).
Pengisian ulang baterai sudah bisa fast charging DC, 30-80% klaimnya hanya perlu waktu 30 menit saja.
Motor listriknya terpasang di roda dengan dengan tenaga maksimal sekitar 241 dk (180 kW), sedang torsi maksimalnya 350 Nm.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR