Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Dampak Radiator Coolant Mobil Berwarna Keruh Masih Terus Dipakai

Ryan Fasha - Selasa, 21 April 2026 | 12:00 WIB
Lama-lama air radiator juga bisa habis
Dok Gridoto
Lama-lama air radiator juga bisa habis

Dampak lainnya bisa membuat bagian thermostat sampai water pump menjadi karat atau korosi.

Korosi pada sistem pendingin ini menjadi momok yang ditakutkan karena bisa membuat mampat.

Coolant Engine Ice ini bahannya dari Propylene Glycol (PG), sedangkan air radiator umumnya menggunakan Ethylene Glycol (EG)
Isal/GridOto.com
Coolant Engine Ice ini bahannya dari Propylene Glycol (PG), sedangkan air radiator umumnya menggunakan Ethylene Glycol (EG)

Baca Juga: Banyak yang Lupa, Ini Manfaat Ganti Radiator Coolant Berkala

"Ganti radiator coolant maksimal sekali tiap 40.000 kilometer, lebih cepat makin bagus kok untuk menjaga sistem pendingin," sebut Apre.

Itulah dampak yang dihasilkan ketika tetap menggunakan radiator coolant yang berwarna keruh.

Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa