Dampak lainnya bisa membuat bagian thermostat sampai water pump menjadi karat atau korosi.
Korosi pada sistem pendingin ini menjadi momok yang ditakutkan karena bisa membuat mampat.
Coolant Engine Ice ini bahannya dari Propylene Glycol (PG), sedangkan air radiator umumnya menggunakan Ethylene Glycol (EG)
Baca Juga: Banyak yang Lupa, Ini Manfaat Ganti Radiator Coolant Berkala
"Ganti radiator coolant maksimal sekali tiap 40.000 kilometer, lebih cepat makin bagus kok untuk menjaga sistem pendingin," sebut Apre.
Itulah dampak yang dihasilkan ketika tetap menggunakan radiator coolant yang berwarna keruh.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR