"Dugaan sementara mengarah pada adanya bahan menyerupai petasan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab pasti ledakan," tambah Perwira Pengendali Lapangan Pamapta 3 Polres Tegal, Ipda Taufik Kusuma Wardhana, dikutip dari TribunBanyumas, (13/4/26).
"Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang," tambahnya.
Taufik menjelaskan, korban dalam insiden tersebut berjumlah empat orang dengan kondisi luka berbeda.
"Terdapat empat korban luka dalam kejadian ini. Satu orang mengalami patah kaki dan tiga lainnya luka bakar serta luka ringan," ungkap Taufik.
Dilansir dari TribunBanyumas, (13/4/26), berikut identitas keempat korban:
1. Alfito Wahyudi Dwiputra (23), warga Sawahan, Surabaya yang mengalami patah kaki kanan.
2. Mario Putra Frandinata (20), warga Tambaksari, Surabaya dengan luka bakar ringan.
3. Sarim (55), sopir bus asal Nganjuk, juga mengalami luka bakar ringan.
4. M. Gading Fregihautama (21) selaku kernet bus asal Sidoarjo juga menjadi korban ledakan dan mengalami luka ringan.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo memastikan situasi di lokasi sudah dalam kondisi terkendali dan arus lalu lintas tetap normal.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR