Eksteriornya mengadopsi desain dari Range Rover Evoque, yang notabene memang ada kepemilikan saham Chery Automobile di Jaguar Land Rover.
Sementara BYD yang di bulan Februari mayoritas dipasok Atto 1 dengan penjualan sebanyak 3.700 unit, pada Maret ini turun drastis yakni di angka 627 unit atau ada penurunan sebanyak 82 persen.
Faktor ini menjadi salah satu penyebab angka penjualan BYD pada Maret ini di bawah Jaecoo.
Secara harga memang Jaecoo J5 lebih mahal hampir Rp 65 juta.
Tapi selisih harga itu mungkin jadi pertimbangan bagaimana konsumen menentukan pilihannya.
Bandingkan perbedaan kapasitas baterai dengan kemampuan jarak tempuh.
Atto 1 Premium dibekali baterai berkapasitas 38,88 kWh dengan klaim jarak tempuh mencapai 380 km.
J5 EV Premium kapasitas baterainya 60,9 kWh yang bisa mencapai jarak hingga 471 km.
Diukur dari performa di lapangan, tentu tenaga JAECOO J5 EV lebih superior berkat motor listrik 201 dk dan torsi 288 Nm yang bisa mencatatkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 6,9 detik.
Untuk penggunaan komuter harian dalam kota yang lebih relevan, tenaga BYD Atto 1 masuk akal dan mencukupi.
Motor listrik bertenaga 74 dk dan torsi 135 Nm mengakomodir akselerasi 0-100 km/jam dalam 15,1 detik serta 0-60 km/jam dalam 5,1 detik.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR