GridOto.com - Ketidakpastian kondisi energi global dan isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) disebut turut membuat konsumen mulai melirik kendaraan yang lebih efisien, termasuk mobil berteknologi hybrid.
Hal ini juga dirasakan oleh Daihatsu melalui produk Daihatsu Rocky Hybrid.
Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono mengatakan, teknologi hybrid yang diusung Rocky menjadi salah satu daya tarik tersendiri di tengah kondisi energi saat ini.
“Ya memang kami di Daihatsu dari sisi penjualan, kami memiliki Rocky Hybrid, satu teknologi baru dibandingkan dengan teknologi yang selama ini digunakan oleh produk Daihatsu yang lain,” ujar Tri saat ditemui di ajang GIICOMVEC 2026 di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, hingga saat ini permintaan terhadap Rocky Hybrid terus berjalan dengan jumlah pemesanan yang telah mencapai sekitar 550 unit.
Daihatsu juga masih berproses untuk memenuhi permintaan tersebut.
“Ini tentunya juga kami masih berproses dengan outstanding yang kami miliki, sampai saat ini penjualan 550 unit ini,” kata Tri.
Ia menambahkan, setiap aktivitas pemasaran yang dilakukan Daihatsu juga menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap Rocky Hybrid cukup baik.
Hal ini tidak lepas dari karakter konsumen di segmen tersebut yang umumnya sudah memiliki pengalaman dalam menggunakan mobil.
Baca Juga: Mengusung Model Serial Hybrid, Seirit Apa BBM Daihatsu Rocky Hybrid?
“Kami juga memang mendapatkan atensi yang cukup baik setiap kali melakukan aktivitas pemasaran,” ujarnya.
Tri menjelaskan, berbeda dengan beberapa model lain yang banyak dibeli oleh konsumen pembeli mobil pertama, Rocky Hybrid justru banyak diminati oleh konsumen yang sudah memiliki kendaraan sebelumnya.
“Di segmennya Rocky Hybrid kan secara umum kebanyakan memang di kami bukan first car buyer. Sehingga mereka memang sudah memiliki edukasi yang lebih baik atau experience terhadap kendaraan bermotor sudah lebih advance dibandingkan dengan first car buyer,” jelasnya.
Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap teknologi otomotif, konsumen di segmen tersebut dinilai lebih terbuka terhadap teknologi baru seperti sistem hybrid yang ditawarkan Rocky.
Tri pun menilai, situasi energi global yang belakangan sempat memunculkan kekhawatiran terkait harga BBM juga ikut membuat kendaraan dengan efisiensi tinggi mendapat perhatian lebih dari masyarakat.
“Sehingga dari situ kami juga dengan adanya teknologi ini dalam kondisi yang kemarin, rasanya juga memang bisa membuat atensinya lebih baik terhadap Rocky Hybrid,” tuturnya.
Sebagai informasi, Rocky Hybrid merupakan mobil hybrid pertama yang dipasarkan Daihatsu di Indonesia sejak diperkenalkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2025.
Permintaan terhadap model ini disebut cukup baik dengan jumlah pemesanan yang sudah menembus lebih dari 500 unit.
Dari sisi distribusi, Daihatsu sebelumnya juga menyampaikan bahwa pengiriman unit kepada konsumen dilakukan secara bertahap.
Beberapa unit awal yang diterima konsumen pada akhir 2025 merupakan produksi khusus, sementara produksi penuh baru dimulai pada awal 2026 sehingga proses pengiriman dilakukan secara bertahap kepada konsumen yang telah melakukan pemesanan.
Menariknya, hingga April 2026 harga Rocky Hybrid juga masih dipertahankan di bawah Rp 300 juta.
Berdasarkan situs resmi Daihatsu, model ini dipasarkan dengan harga Rp 299,85 juta on the road Jakarta.
Sebagai gambaran, Rocky Hybrid menggunakan mesin bensin 1.200 cc tiga silinder WA-VEX yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.
Sementara penggerak roda depan sepenuhnya ditangani motor listrik bertenaga 78 kW dengan torsi 170 Nm yang ditopang baterai berkapasitas 0,74 kWh.
Daihatsu mengklaim konsumsi bahan bakar mobil ini mampu mencapai sekitar 28 km per liter berdasarkan standar pengujian WLTC, menjadikannya salah satu model dengan efisiensi bahan bakar tinggi di lini produk mereka.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR