Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Belum Semua Tahu, Ini Sebab Tabung Truk Molen Selalu Berputar Saat Jalan dan Berhenti

Irsyaad W - Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB
Ilustrasi truk molen Quester CWE Euro 5
Dok. Astra UD Trucks
Ilustrasi truk molen Quester CWE Euro 5

GridOto.com - Jika diperhatikan, tabung truk molen selalu akan berputar meski saat jalan atau berhenti sejenak.

Bukan tanpa sebab, ada fungsi penting di balik selalu berputarnya tabung truk molen tersebut.

Truk pengaduk beton atau molen memang dirancang untuk terus memutar drumnya secara perlahan.

Tujuannya adalah agar campuran beton tetap dalam kondisi ideal hingga tiba di lokasi proyek.

Truk molen memiliki nama lain concrete mixer truck ini merupakan salah satu alat berat yang digunakan dalam proses pembuatan beton di batching plant.

Concrete mixer truck atau truk molen adalah suatu kendaraan truk khusus yang dilengkapi dengan concrete mixer untuk mengaduk campuran beton.

Dirangkum dari laman beberapa produsen truk dan Kementerian PUPR, salah satu alasan utama kenapa truk molen selalu berputar adalah untuk mencegah beton mengeras terlalu cepat.

Beton mulai mengalami reaksi kimia yang disebut hidrasi begitu air dicampurkan dengan semen.

Jika dibiarkan diam, campuran ini akan mengeras menjadi padat seperti batu.

Dengan putaran yang stabil, proses pengerasan bisa diperlambat sehingga beton tetap dalam kondisi siap pakai saat sampai di lokasi.

Baca Juga: Biar Paham, Ini Perbandingan Biaya Konstruksi Jalan Aspal dan Beton

Selain itu, putaran drum juga berfungsi mencegah terjadinya pemisahan material atau segregasi.

Dalam campuran beton terdapat agregat seperti pasir dan kerikil yang memiliki bobot lebih berat dibanding air dan semen.

Tanpa perputaran, material berat tersebut bisa mengendap di bagian bawah drum.

Akibatnya, campuran menjadi tidak homogen dan kualitas beton pun menurun.

Di dalam drum truk molen terdapat bilah spiral yang bekerja seperti sekrup.

Saat drum berputar selama perjalanan, bilah ini akan terus 'melipat' dan mencampur ulang material beton.

Proses ini memastikan seluruh komponen, semen, air, dan agregat, tetap tercampur secara merata.

Hasilnya, beton memiliki konsistensi yang baik dan siap digunakan.

Putaran yang terus-menerus juga membantu menjaga beton tetap cair dan mudah dikerjakan.

Umumnya, beton siap pakai memiliki waktu kerja sekitar 90 menit hingga 2 jam sejak pencampuran, bisa diperpanjang dengan campuran khusus.

Baca Juga: Berasa Berat Sebelah, Ternyata Ini Alasan Jumlah Kaca Spion Truk Sebelah Kiri Lebih Banyak Dari Kanan

Dengan pengadukan konstan, beton tetap dalam kondisi plastis sehingga mudah dituangkan dan dibentuk sesuai kebutuhan di lokasi proyek.

Menariknya, arah putaran drum akan dibalik ketika truk tiba di lokasi.

Saat arah putaran berubah, bilah spiral di dalam drum justru mendorong beton keluar menuju saluran pembuangan.

Mekanisme ini memungkinkan beton dikeluarkan dengan lebih terkontrol dan efisien, tanpa perlu alat tambahan yang rumit.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa