Secara sederhana, pilar A adalah tiang penyangga di sisi kaca depan, pilar B berada di tengah (antara pintu depan dan belakang), sedangkan pilar C terletak di bagian belakang kabin.
Hakim mengatakan, ketiga pilar ini merupakan bagian dari struktur utama atau tulang mobil.
Jika mobil pernah terguling, area atap dan pilar biasanya menerima beban paling besar.
Karena itu, bekas perbaikan di titik ini sering menjadi indikator kuat adanya kecelakaan berat.
Tanda-tandanya bisa berupa:
1. titik las yang tidak rapi,
2. tidak simetris antara sisi kanan dan kiri, hingga
3. Ada lapisan dempul tebal yang menutupi bekas perbaikan.
Baca Juga: Bodi Mobil Bekas Dempulan Bisa Ketahuan Dengan Cara Ini, Mudah Banget
Selain pilar, titik lain yang perlu diperhatikan adalah bullhead depan, yakni bagian kanan, kiri, dan tengah struktur depan mobil.
Bullhead merupakan bagian rangka yang berada di balik bumper dan panel luar.
Komponen ini menjadi salah satu tulang utama yang menopang kekuatan struktur depan kendaraan.
"Tabrak ringan tidak sampai ada proses perbaikan pada rangka/tulangannya, tidak sampai ada lasan ulang atau ketokan bengkel atau bahkan sejarah pergantian frame/tulangannya," ujar Hakim.
"Kalau tabrak berat, bullhead dan frame nampak strukturnya bengkok, ada bekas lasan, keriting dan hasil coating test menunjukan angka dempulan tebal," tutur Hakim.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR