Headlampnya juga masih mempertahankan bentuk bulat yang makin menguatkan kesan retronya.
Tampilan QS150 ini makin oke berkat dipakainya cover karet di sokbreker depan, part yang juga banyak dipakai motor-motor custom zaman sekarang.
Kemudian desain joknya sendiri juga lebih landai khas motor lawas, apalagi ditambah dengan sarung jok yang ber-pattern khas motor retro itu.
Di belakangnya juga disematkan behel dari pipa besi, dan stoplamp yang posisinya nempel dengan spakbor belakang.
Aura retro juga disumbang dengan lampu sein yang meski bentuknya sudah tidak mirip Thunder, tapi msih pakai mika oranye.
Sayangnya, aura klasik jadi agak kurang nendang karena peleknya yang pakai jenis cast wheel, bukan jari-jari.
Bicara mesin, Suzuki QS150 ini punya kapasitas yang lebih besar dari Thunder 125, yakni pakai mesin SOHC 150 cc, berpendingin udara, dan sudah injeksi.
Tenaganya sendiri bisa tersembur sebesar 11,26 hp dengan torsi 10,5 Nm, yang mana itu termasuk kecil sih.
Tapi kalau buat sekadar riding di dalam kota, tenaga segitu cukup lah, apalagi motor ini konsepnya memang bukan motor racy.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR