GridOto.com - Momen libur lebaran sering dimanfaatkan masyarakat silaturahmi dan melakukan perjalanan jauh menggunakan motor.
Momen ini cukup membebani kinerja mesin, selain perjalannya yang jauh, kondisi jalan umumnya lebih padat bahkan macet.
Makanya, tidak heran ada masalah yang sering muncul pada motor setelah digunakan perjalanan jauh di momen libur lebaran.
Salah satunya, munculnya suara kasar yang berasal dari area CVT motor matic.
Jika suara kasar terdengar pada bagian depan, coba periksa kondisi beberapa komponen yang berada di pulley depan, seperti slide piece.
Baca Juga: Ini Efek Samping Sliding Piece CVT Motor Matic Rusak Dibiarkan Pasca Lebaran
Soalnya sering terjadi slide piece sudah mulai aus atau oblak.
"Efek slide piece rusak itu membuat suara CVT jadi kasar," buka Muhammad Muntakim, pemilik bengkel RI Matic Shop & Service kepada GridOto.
"Terutama saat kondisi motor dalam kondisi idle atau langsam," tambahnya saat ditemui beberapa waktu yang lalu.
Posisinya yang berada sejajar dengan mesin membuat banyak bikers atau mekanik salah tebak masalah yang terjadi pada slide piece ini.
Suara kasar seperti "klok-klok" yang timbulkan seolah-olah berasal dari mesin, padahal cuma dari CVT.
Pria yang akrab disapa Ikim juga bilang kalau hal ini biasa terjadi pada motor matic yang sudah mulai berumur.
Baca Juga: Sering Dianggap Sepele, Begini Efek Pakai Slide Piece KW di CVT Motor Matic
"Umumnya di motor yang usia pakainya sudah lebih dari 20.000 km mulai berpotensi oblak," tutur Ikim yang bengkelnya berada di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Secara sederhana, slide piece berfungsi mirip seperti rel pada kereta api.
Fungsinya supaya gerak maju dan mundur pulley depan halus dan teratur.
Jika sudah mulai obak, tentunya berdampak terhadap gerak pulley depan yang enggak lancar.
Makanya kalau CVT motor matic kalian punya gejala yang sama, segera cek dan ganti slide piece jika terbukti aus.
Harga slide piece sendiri masih ramah di kantong, bisa ditebus antara Rp 15-30 ribuan satu set tergantung merek dan model motornya.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR