Varian edisi khusus Kuro juga ikut mengalami penyesuaian sebesar Rp 5,6 juta.
XL7 Hybrid Alpha AT Kuro yang sebelumnya Rp 312,2 juta kini menjadi Rp 317,8 juta, sedangkan versi Kuro Two Tone naik dari Rp 314,2 juta menjadi Rp 319,8 juta.
Di sisi lain, harga varian non-hybrid tidak mengalami perubahan. XL7 Zeta MT tetap dijual Rp 264 juta dan Zeta AT Rp 275 juta.
Sebagai gambaran, Suzuki XL7 merupakan LSUV tujuh penumpang yang pertama kali meluncur di Indonesia pada 2020 dan diposisikan sebagai rival langsung Mitsubishi Xpander Cross.
Mobil ini mengusung desain SUV yang gagah dengan kabin luas, sehingga cukup populer sebagai kendaraan keluarga maupun mobil harian.
Untuk pilihan mesin, XL7 tersedia dalam versi konvensional dan mild hybrid.
Varian Zeta masih menggunakan mesin biasa, sedangkan tipe Beta dan Alpha sudah dibekali teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).
Sistem SHVS memanfaatkan dua komponen utama, yakni Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion.
Teknologi ini membantu kerja mesin sekaligus menghadirkan fitur engine auto start-stop untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Dari sisi performa, XL7 mengandalkan mesin K15B berkapasitas 1.462 cc yang mampu menghasilkan tenaga 104,7 dk dan torsi 138 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui pilihan transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan.
Dalam pengujian GridOto.com, versi hybrid mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 15,3 km/l untuk rute dalam kota dan 19,1 km/l saat melaju di jalan tol.
Soal fitur keselamatan, XL7 sudah dibekali dual SRS airbag, ISOFIX untuk kursi anak, serta struktur rangka Heartect yang dirancang mampu meredam benturan lebih optimal.
Menariknya, varian terbaru XL7 Hybrid Alpha Kuro yang meluncur pada September 2025 juga mendapat respons positif dari pasar.
Edisi ini hadir dengan tampilan serba hitam yang memberi kesan lebih sporty dan eksklusif dibandingkan varian lainnya.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR