Saat ini, konsumen mulai lebih terbuka terhadap produk dengan kualitas lebih baik selama mendapatkan penjelasan yang tepat dari bengkel.
“Kalau dulu mungkin yang penting murah. Tapi sekarang kayaknya sudah mulai berubah. Orang lebih butuh diedukasi sedikit,” lanjutnya.
Selain faktor kualitas, kekuatan merek juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen muda.
Frans menyebut, brand Brembo masih memiliki nilai prestise tersendiri di kalangan pengguna mobil.
“Brand-nya juga menjual. Mereka bisa bilang pakai Brembo, walaupun bukan Brembo performance tapi Brembo aftermarket. Tapi tetap Brembo,” katanya.
Dari riset internal perusahaan, konsumen yang paling banyak bersedia membeli produk Brembo aftermarket berada pada rentang usia 24 hingga 35 tahun.
Kelompok usia ini dinilai sudah cukup familiar dengan teknologi kendaraan sekaligus mengenal reputasi brand Brembo di dunia otomotif.
Namun demikian, masih banyak konsumen yang belum mengetahui bahwa komponen Brembo aftermarket sebenarnya memiliki harga yang cukup terjangkau.
“Harga yang mereka enggak tahu sebenarnya cukup affordable. Makanya kami sering bikin postingan atau reels untuk kasih tahu kalau Brembo itu tidak mahal,” jelas Frans.
Ia menambahkan, respons serupa juga sering ditemui saat mengikuti pameran otomotif.
Banyak pengunjung yang awalnya mengira produk Brembo memiliki harga sangat mahal, namun terkejut setelah mengetahui harga produk aftermarket yang ditawarkan.
“Biasanya mereka kaget sama harganya. Kami jelaskan kalau produk yang kami jual plug and play sesuai standar,” ujarnya.
Sebagai informasi, Brembo aftermarket menyediakan berbagai komponen pengereman seperti kampas rem, piringan rem hingga minyak rem yang dirancang plug and play seperti komponen bawaan pabrik.
Saat ini, harga kampas rem Brembo aftermarket dipasarkan mulai Rp 350 ribu, piringan rem mulai Rp 600 ribu, sedangkan minyak rem dibanderol mulai Rp 65 ribu.
PT IndoOne Citra Adidaya sendiri resmi menjadi distributor Brembo aftermarket di Indonesia sejak 2023 dan memasarkan produknya melalui jaringan bengkel serta retail.
Penyerapan produk saat ini masih didominasi kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang, serta beberapa wilayah lain seperti Medan dan Bali.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR