GridOto.com - Sambil ngabuburit, begini cara deteksi gejala tekanan fuel pumo di mobil bekas kesayangan kalian lemah.
Di mobil injeksi ada komponen yang bernama fuel pump atau pompa bahan bakar.
Fuel pump ini bertugas untuk mengalirkan bahan bakar ke injektor mobil kalian gaes.
Selain itu, fuel pump juga memberikan tekanan di saluran bahan bakar yang sudah ditentukan.
Tekanan fuel pump ini sudah ditentukan pabrikan agar membuat bahan bakar saat disemprotkan membentuk kabut.
Tidak sedikit mobil yang mengalami tekanan fuel pump bermasalah karena kerusakan.
"Untuk fuel pump itu setiap pabrikan punya perhitungannya sendiri agar kinerja mesin bekerja sebagaimana mestinya," ucap Opik mekanik di Bengkel Mobil 77 yang ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
"Kalau tekanan fuel pump berkurang bisa membuat masalah pada proses pembakaran," tambahnya.
Sebagai contoh, tekanan fuel pump mobil Toyota antara 315 kpa sampai 350 kpa.
Hal ini karena injektor tidak mampu menyemprotkan bahan bakar dengan pengkabutan sempurna.
Bahan bakar yang tidak dikabutkan secara sempurna akibat fuel pump bermasalah akan membuat tarikan mesin berkurang drastis.
Proses pembakaran yang tidak sempurna menjadi penyebab utamanya.
"Gejala mesin brebet juga bisa dirasakan karena tekanan fuel pump kurang," sebutnya.
Efek negatif lainnya bisa membuat mobil sulit saat dihidupkan saat pertama kali.
"Susah dihidupkan karena itu tadi, pengabutan enggak bagus dan busi menjadi susah membakar campuran bahan bakar dengan udara karena tidak homogen," tutup Opik.
Begitulah cara deteksi gejala tekanan fuel pump mobil bekas lemah sambil ngabuburit.
Baca Juga: Ini Risiko Bearing Roda Mobil Bekas Rusak Dipakai Buat Mudik Lebaran
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR