Namun, Chery menyatakan bahwa model produksi massal akan sedikit lebih pendek, yakni 5.450 mm, menempatkannya tepat di jantung segmen pickup menengah.
Menariknya, KP31 akan menjadi double cabin pertama dengan opsi mesin diesel plug-in hybrid di segmennya.
Jantung pacunya adalah mesin turbodiesel 2.5 liter yang menjanjikan efisiensi 10% lebih baik dibandingkan unit biasa, sekaligus memangkas getaran hingga 30%.
Melansir dari Carscoops, powertrain tersebut diklaim punya efisiensi yang lebih kuat dan fleksibilitas tambahan, termasuk kemampuan berkendara terbatas dengan mode listrik murni.
Chery telah mengonfirmasi kapasitas muatan sebesar 1.000 kg dan kapasitas derek hingga 3,5 ton—angka yang setara dengan truk doube cabin menengah bermesin diesel konvensional.
Mobil ini juga diharapkan menawarkan sistem penggerak 4WD dengan pengunci diferensial depan, tengah, dan belakang, serta berbagai mode berkendara yang dapat dipilih.
Meskipun akan diluncurkan dengan mesin diesel PHEV pada akhir 2026, varian bensin PHEV akan menyusul di tahun 2027.
Kompetitor yang sudah menawarkan opsi plug-in hybrid saat ini antara lain BYD Shark 6, GWM Cannon Alpha, dan Ford Ranger.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR