Platform barunya, HEARTECT-e, dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik dengan struktur lebih ringan dan rigid, sekaligus diklaim mampu meredam kebisingan kabin lebih optimal.
Masuk ke interior, nuansa modern langsung terasa melalui integrated display yang memadukan layar meter 10,25 inci dan head unit 10,1 inci.
Sistem audio Infinity dengan subwoofer serta ambient light memperkuat kesan premium yang ditawarkan.
Untuk performa, eVitara dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh yang menggerakkan motor listrik 128 kW dengan torsi 193 Nm melalui sistem eAxle.
Pengisian cepat DC dari 15 persen ke 80 persen diklaim dapat ditempuh sekitar 50 menit, sehingga cukup realistis untuk kebutuhan perjalanan jarak menengah, termasuk rencana mudik.
Dari sisi keselamatan, fitur Suzuki Safety Support sudah tersedia lengkap, mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Blind Spot Monitor hingga Rear Cross Traffic Alert, ditambah tujuh airbag sebagai standar.
Untuk pasar Indonesia, Suzuki eVitara ditawarkan dengan harga OTR DKI Jakarta Rp 755 juta untuk varian single-tone dan Rp 758 juta untuk varian two-tone.
Suzuki juga menyiapkan paket purnajual berupa gratis jasa dan suku cadang hingga 50.000 km atau 30 bulan, garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, serta garansi kendaraan dan electric supply unit selama 5 tahun atau 100.000 km.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR