GridOto.com - Ternyata bukannya dingin, ini efek samping oli kompresor di mobil bekas kalian kebanyakan.
Ya, refrigerant atau freon berfungsi sebagai media yang menyerap panas dari ruang sekitar dan membuat ruang kabin menjadi lebih dingin.
Freon ini bersirkulasi terus menerus yang dipompa oleh kompresor AC mobil.
Selain freon yang bersirkulasi, sebenarnya juga ada fluida yang ikut mengalir yakni oli kompresor AC mobil.
Buat yang belum tahu, oli kompresor ini mengalir bersama freon AC mobil bekas kalian.
Fungsi dari oli kompresor AC adalah sebagai pelumas piston yang berada di dalam kompresor AC.
Nah, ternyata setiap mobil memiliki jumlah takaran oli kompresor yang berbeda-beda.
"Jumlah oli kompresor AC harus tepat, jangan terlalu berlebihan dan jangan juga kurang," buka Opik mekanik di Bengkel Mobil 77 yang ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
"Bila terlalu banyak maka akan berefek ke sistem pendingin," tambahnya.
Oli kompresor AC mobil bekas yang berlebihan akan menyebabkan tabung dryer mampat.
"Tabung dryer disini berfungsi untuk mengeringkan freon atau refrigerant dari air," sebut Opik.
Bila oli kompresor jumlahnya terlalu banyak bisa menyebabkan mampat.
Sebagai contoh, jumlah oli kompresor Toyota Avanza atau Suzuki Eriga berkisar antara 200-250 ml.
Bila tabung dryer sudah mampet karena jumlah oli kompresor yang berlebihan, maka freon AC sudah tidak bisa lagi bersirkulasi dengan baik.
Hal yang paling bisa dirasakan adalah AC mobil menjadi kurang dingin.
Itulah dia efek samping oli kompresor di ac mobil belas kesayangan terlalu banyak.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Fortuner 2006, Pas Buat Yang Ingin Mudik Lebaran
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR