GridOto.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan meluncurkan mobil baru di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Mendekati hari H, bocoran mobil baru tersebut makin jelas.
Yakni melalui teaser yang diunggah akun Instagram resmi @suzuki_id, (2/2/26) kemarin.
Dalam teaser tersebut di pamerkan siluet identik model SUV dan kode kilatan petir di belakangnya.
Setelahnya lampu dari sosok mobil baru yang masih misterius tersebut menyala yang makin menguatkan sebuah SUV.
Dalam akhir video singkat tersebut, juga dituliskan tanggal launching yakni 5 Februari 2026 besok.
Sebelumnya, kepastian akan meluncurnya mobil baru dari Suzuki juga dikatakan oleh Yulis Purwanto, Marketing & Business Strategy Director SIS, dalam konferensi pers, (27/1/26).
Baca Juga: Suzuki Umumkan Mobil Baru di IIMS 2026, Ini Model yang Bakal Launching
"Kami akan meluncurkan produk terbaru secara resmi di IIMS nanti," ujar Yulis dikutip dari pemberitaan GridOto, (29/1/26).
Dugaannya, mobil baru tersebut adalah mobil listrik Suzuki e Vitara, yang sebelumnya sudah diperkenalkan di ajang GIIAS 2026.
Hal ini diperkuat oleh unggahan pada website resmi Suzuki, yang menampilkan e Vitara dengan caption "Coming Soon Early 2026".
Jika benar e Vitara diluncurkan di IIMS 2026, maka compact SUV tersebut akan menjadi mobil listrik pertama Suzuki di Tanah Air.
Adapun secara spesifikasi, SUV ini dibangun menggunakan platform 'HEARTECT-e' yang khusus dibangun buat BEV Suzuki.
Suzuki e Vitara memiliki dimensi panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.635 mm, dan wheel 2.700 mm.
Mobil ini berkonfigurasi dua baris tempat duduk yang bisa membawa lima orang.
Baca Juga: Suzuki Tutup 2025 dengan Performa Gemilang, Dominasi SUV dan Gairah Roda Dua
Bila melihat Suzuki e Vitara yang juga yang sempat diperkenalkan di Milan, Italia Tahun 2024 dihadirkan dengan dua pilihan penggerak yaitu FWD Dan 4WD.
Pilihan baterainya juga ada dua, yakni 49 kWh dan 61 KWh.
Varian dengan baterai 49 kWh dipadukan motor listrik bertenaga 144 dk dan torsi puncak 189 Nm. Versi ini dikhususkan untuk penggerak FWD.
Sementara, varian 61 kWh dibekali dengan motor listrik yang sama seperti versi 49 kWh, hanya saja terdapat opsi penggerak FWD dan 4WD.
Meski begitu, spesifikasi untuk pasar Indonesia baru akan terbuka jelas pada 5 Februari 2026 mendatang.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR