GridOto.com – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memaparkan pencapaian positifnya sepanjang tahun 2025 dalam acara Media Gathering yang digelar di Jakarta, Kamis (29/01/2026).
Tidak hanya soal angka penjualan, pabrikan berlogo 'S' ini menegaskan fokusnya pada keberlanjutan industri dan kontribusi sosial.
Zulfikar Rafi Al Ghani, Head of Public Relations PT Suzuki Indomobil Sales, mengungkapkan bahwa eksistensi Suzuki di Indonesia kini telah mencapai tahap "dewasa" yang berorientasi pada kepuasan konsumen sekaligus kemajuan industri nasional.
"Langkah yang ditempuh Suzuki berorientasi pada banyak kepentingan, mulai dari pemenuhan kebutuhan konsumen, partisipasi pada kemajuan industri nasional, hingga profitabilitas untuk keberlanjutan usaha," ujar Ghani di hadapan awak media.
Dominasi SUV dan Local Pride
Di sektor kendaraan roda empat, Suzuki berhasil mengukuhkan posisinya sebagai spesialis SUV.
Sepanjang 2025, Suzuki mencatatkan penjualan lebih dari 60.000 unit mobil secara retail.
Menariknya, sebesar 88% dari total penjualan tersebut berasal dari model yang diproduksi secara lokal di pabrik Suzuki di Indonesia.
Bintang baru Suzuki, yakni Fronx, mencatatkan performa impresif sejak diluncurkan Mei 2025.
Hanya dalam waktu 7 bulan, mobil ini terjual hampir 10.000 unit, menyumbang sekitar 14% dari total penjualan retail Suzuki.
Selain itu, lini SUV lain seperti New XL7 Alpha Hybrid, Grand Vitara, dan Jimny 5-Door tetap menjadi tulang punggung penjualan.
Kebangkitan Roda 2
Di lini roda dua, Suzuki mencatatkan penjualan retail lebih dari 16.000 unit.
Kehadiran model seperti Avenis 125 dan Access serta penyegaran pada trah Satria (Satria Pro dan Satria F150) terbukti mampu membangkitkan gairah hati generasi muda yang mengutamakan kualitas dan identitas.
Sementara itu, di sektor kelautan (Marine), Suzuki sukses mendorong transisi teknologi ramah lingkungan melalui sosialisasi mesin tempel 4-stroke.
Saat ini, kontribusi penjualan mesin 4-stroke telah mencapai 48% dari total penjualan Suzuki Marine.
Edukasi dan Lingkungan Hidup
Sejalan dengan kampanye global, Suzuki Indonesia juga memperkuat pilar CSR.
Sepanjang 2025, Suzuki telah mengedukasi hampir 6.000 pelajar mengenai industri manufaktur otomotif.
Di sisi lingkungan, program konservasi mangrove Suzuki menunjukkan hasil nyata dengan tingkat keberhasilan hidup tanaman mencapai 89%.
"Kami memandang tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Ini bukan sekadar program jangka pendek, tapi upaya menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan," pungkas Rafi.
Menutup paparannya, Suzuki optimistis menghadapi tahun 2026 dengan terus menghadirkan produk yang efisien, tangguh, dan ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia.