GridOto.com - Kini teknologi elektrifikasi sudah menjangkit dunia logistik Indonesia.
Sebanyak 500 unit motor listrik ALVA N3 siap disiksa.
Ini merupakan bentuk dukungan dari ALVA bersama KALISTA, selaku pengembang ekosistem kendaraan listrik komersial kepada Dash Electric dalam membangun infrastruktur logistik berbasis kendaraan listrik.
Kolaborasi ini diklaim menjadi salah satu implementasi nyata skala besar kendaraan listrik roda dua dalam sektor logistik.
Sekaligus menandai langkah konkret menuju model operasional yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dalam membangun infrastruktur logistik berbasis kendaraan listrik, Dash Electric membutuhkan pendekatan yang tidak sekedar menggantikan kendaraan berbahan bakar fosil dengan kendaraan listrik.
Tetapi juga mengintegrasikan armada kendaraan listrik, pengemudi, serta teknologi ke dalam satu sistem operasi logistik yang menyeluruh dan end-to-end, guna menciptakan operasional yang lebih efisien, terukur dan berkelanjutan.
Baca Juga: ALVA, Grab dan AIZE Indonesia Gandengan Tangan, Tahap Awal Hadirkan 250 Unit Motor Listrik ALVA N3
Dalam kolaborasi ini, KALISTA menyediakan skema fleet-as-a-service melalui pembiayaan operating lease untuk armada motor listrik ALVA N3 yang dioperasikan oleh Dash Electric.
Model ini memberikan fleksibilitas bagi Dash Electric untuk melakukan ekspansi armada tanpa investasi awal dan tanpa menanggung risiko depresiasi aset, sehingga fokus pada pengembangan jaringan layanan logistik berbasis listrik.
Di sisi industri, pendekatan ini membuka referensi baru bagi perusahaan logistik lain untuk mengadopsi kendaraan listrik secara lebih cepat, baik di segmen roda dua maupun roda empat dan lainnya.
"Penggunaan ALVA N3 500 unit ini memungkinkan kami memperluas penggunaan armada kendaraan listrik ke berbagai use case, tidak terbatas pada last-mile delivery, tetapi juga same-day logistic, dedicated fleet untuk brand dan retailer, hingga layanan collection," kata CEO & Co-Founder Dash Electric, Aditya Brahmana dari siaran resmi, (27/1/26).
"Kami ingin mendorong percepatan transisi sektor logistik Indonesia menuju model operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan, membuktikan logistik berbasis EV dapat dijalankan secara komersial dan scalable." paparnya.
Nantinya, motor-motor listrik ALVA N3 ini akan digunakan untuk mendukung operasional sejumlah mitra DASH, termasuk Happy Fresh, Allo Fresh, Sayurbox, Chagee dan DHL, sebagai bagian dari armada logistik harian mereka.
Seluruh portofolio ini memanfaatkan motor listrik ALVA guna mendukung pencapaian Net Zero Emission, sekaligus menghadirkan efisiensi biaya operasional yang lebih optimal dibandingkan kendaraan konvensional.
Baca Juga: Canggihnya Charger Motor Listrik ALVA, Bisa Dipantau Lewat Smartphone!
"Keandalan armada merupakan faktor krusial dalam operasional logistik. Oleh karena itu, melalui kolaborasi ini ALVA tidak hanya berperan sebagai produsen motor listrik, tetapi juga menghadirkan solusi fleet management yang transparan, real-time, dan terintegrasi," tutur Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer ALVA.
Lebih lanjut, Putu mengatakan, pendekatan ini menjadi bagian dari strategi ALVA dalam membangun ekosistem mobilitas listrik yang berkelanjutan, khususnya untuk mendukung kebutuhan segmen B2B.
Selain itu, ALVA N3 dipilih karena keandalannya dalam mendukung operasional harian, dengan jarak tempuh dan kapasitas angkut yang setara dengan motor berbahan bakar bensin.
Keunggulan ini ditopang oleh baterai berkapasitas besar serta dinamo bertenaga tinggi, sehingga ALVA N3 mampu beroperasi secara konsisten dalam aktivitas logistik berintensitas tinggi tanpa mengorbankan performa.
Hal ini juga diperkuat oleh ekosistem infrastruktur ALVA yang matang, termasuk kehadiran Boost Charging Station ALVA dengan lebih dari 170 konektor di 70 lokasi strategis, layanan purna jual di lebih dari 120 titik yang tersebar di 38 kota, serta layanan customer service dan roadside assistance 24 jam.
Selaku penyedia fleet-as-a-service, KALISTA juga mengintegrasikan sistem IoT-nya dengan Fleet Management System (FMS) ALVA ke unit ALVA N3 yang akan digunakan Dash Electric, melalui K-Move Dashboard.
Integrasi ini memungkinkan pemantauan operasional armada secara real-time serta memberikan visibilitas menyeluruh terhadap pola penggunaan kendaraan.
Baca Juga: Motor Listrik ALVA N3 Tampil di EICMA 2025, Gandeng Kawago untuk Perluas Pasar Global
Didukung oleh laporan analitik yang komprehensif dan sistem pemantauan layanan purna jual sehingga Service Level Agreement (SLA) Dash Electric dapat terjaga secara konsisten.
"Kami menyambut kerja sama ini untuk mendukung pertumbuhan Dash Electric sebagai pionir green logistics di Indonesia, sekaligus menjadi langkah awal bagi KALISTA untuk tumbuh bersama para pelaku logistik nasional di segmen roda dua dan roda empat dalam mendorong elektrifikasi armada," ucap Albert Aulia Ilyas, President Director KALISTA.
Ia pun menjelaskan, KALISTA menghadirkan pendekatan end-to-end melalui ekosistem yang terintegrasi, di mana perusahaan didampingi sejak tahap perencanaan hingga operasional.
"Salah satu solusi yang kami sediakan adalah K-Move Dashboard, sistem pemantauan yang memberikan visibilitas real-time atas performa armada, termasuk jarak tempuh dan durasi penggunaan, untuk mengatur perawatan berkala serta menangani setiap isu sesuai dengan SLA yang telah disepakati." lanjut Albert.
Kerja sama ini diharap dapat membuka jalan bagi adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di sektor logistik Indonesia, dengan menawarkan solusi mobilitas yang andal, terukur, dan relevan untuk kebutuhan bisnis jangka panjang.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR