Dadang menyebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran awal sebesar Rp 63 miliar untuk tahap pertama pembebasan lahan.
"Sesuai arahan Pak Wali dan menjadi program unggulan, kita sudah merumuskan pembebasan lahan Jalan Raya Sawangan mulai dari mulut Jalan Enggram–Pemuda hingga Parung Bingung," papar Dadang.
Menurut Dadang, total kebutuhan anggaran pembebasan lahan diperkirakan mencapai Rp110 miliar.
Nilai tersebut masih dapat bertambah seiring penyesuaian kondisi di lapangan.
"Total kebutuhan pembebasan lahan diperkirakan mencapai sekitar Rp 110 miliar. Saat ini sudah kita siapkan Rp 63 miliar dan akan ditambahkan kembali sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ungkapnya.
Tak hanya pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur Jalan Raya Sawangan dari Simpang Parung Bingung hingga mulut Jalan Enggram–Pemuda juga akan dikerjakan pada 2026.
Baca Juga: Bak di Ujung Negara, Jalan di Perbatasan Banten dan Jawa Barat Seperti Bumi dan Langit
Pekerjaan tersebut termasuk pembangunan dua jembatan.
"Infrastruktur Jalan Raya Sawangan dari Simpang Parung Bingung sampai mulut Jalan Enggram–Pemuda akan dibangun tahun ini, termasuk pembangunan dua jembatan," tutur Dadang.
Proyek pelebaran jalan akan berlanjut pada 2027 dengan cakupan pembebasan lahan hingga Jalan Raya Keadilan dan direncanakan diteruskan sampai Exit Tol Sawangan, menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR