GridOto.com - Di Indonesia ada dua mobil yang selisih harganya persis beda dua kali lipat.
Tapi kedua mobil ini punya performa efisiensi yang bisa dikatakan setara.
Yakni Honda HR-V RS e:HEV yang dibanderol Rp 488 juta dan Toyota Camry HEV dengan harga Rp 976,1 juta.
Memang kedua mobil ini hadir dari segmen yang berbeda, termasuk performa, fitur, hingga kenyamanan dan pengalaman berkendara yang berbeda pula
Honda HR-V sebagai compact SUV yang cocok bagi kaum urban untuk komuter harian.
Baca Juga: Punya Uang Rp 1 Miliar Pilih Toyota Camry HEV Atau Mercedes-Benz C200?
Tapi juga siap untuk diajak bepergian antar kota berkat format SUV yang siap melewati beragam kondisi jalan serta kepraktisan akomodasi barang.
Sementara Toyota Camry HEV adalah big sedan eksekutif yang menawarkan eksklusivitas serta kemewahan bagi pemiliknya yang ingin merasakan kenyamanan di level lebih tinggi.
Siapa sangka jika Honda HR-V RS e:HEV dan Toyota Camry HEV bisa mencatatkan konsumsi BBM yang setara.
Di pengetesan rute Dalam Kota, Honda HR-V RS e:HEV mencatatkan konsumsi BBM 26,2 km/l.
Toyota Camry HEV yang harganya berbeda dengan format sedan eksekutif unggul tipis dengan konsumsi BBM 26,4 km/l dalam pengetesan yang sama.
HR-V RS e:HEV bisa unjuk gigi di konsumsi BBM rute Kombinasi dengan angka 33,3 km/l.
Baca Juga: Siapa Lebih Bertenaga Honda HR-V RS Hybrid Atau Honda HR-V RS Turbo?
Terpaut hanya 0,3 km, Camry HEV punya konsumsi BBM 33 km/l untuk rute Kombinasi.
Tapi Toyota Camry dengan format sedan diuntungkan dari sisi aerodinamika karena pengetesan rute Tol yang kecepatan rata-ratanya lebih tinggi punya konsumsi BBM di 23,7 km/l, sedang Honda HR-V terpaut jauh di 19,1 km/l.
Bisa dikatakan kedua mobil yang harga dan karakternya berbeda ini punya performa efisiensi yang sama-sama impresif.
KONSUMSI BBM HONDA HR-V RS e:HEV vs TOYOTA CAMRY HEV
| PARAMETER | HONDA HR-V RS e:HEV | TOYOTA CAMRY HEV |
| Rute Dalam Kota | 26,2 km/l | 26,4 km/l |
| Rute Kombinasi | 33,3 km/l | 33 km/l |
| Rute Tol | 19,1 km/l | 23,7 km/l |
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR