GridOto.com - Salah satu hal penting yang bisa memengaruhi konsumsi BBM adalah tekanan angin ban.
Tekanan angin ban mobil ini wajib dijaga agar kondisinya selalu baik sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
"Tekanan angin sebuah mobil berada jauh di bawah yang sudah direkomendasikan pabrikan maka gesekan akan semakin tinggi dengan aspal," buka Aziz dari bengkel Wisma Ban di Tambun, Bekasi.
Semakin tinggi gesekan atau hambatan dengan jalan, maka akan semakin besar hambatan gulir (rolling resistance) yang dihasilkan.
Baca Juga: ini 3 Tips dari Bengkel buat Cegah Ban Mobil Pecah Saat Dipakai Jalan
"Gesekan tinggi ini membuat mesin harus kerja ekstra agar membuat mobil tetap melaju," tambahya.
Tarikan mobil pastinya akan terasa menjadi lebih berat karena tekanan angin ban yang kurang ini.
Hal ini mengharuskan kita menginjak pedal gas lebih dalam agar menghasilkan tenaga mesin yang besar pula.
Akibatnya konsumsi BBM otomatis menjadi lebih banyak.
Baca Juga: Hal yang Enggak Boleh Dilakukan Pada Ban Mobil Saat Perjalanan Jauh
Jika hal ini terjadi terus menerus maka konsumsi bbm akan terkoreksi cukup signifikan.
Maka dari itu, penting sekali menjaga tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Cek tekanan angin ban mobil minimal 2 minggu sekali jika mobil setiap hari digunakan.
Untuk mengetahui tekanan angin yang direkomendasikan, bisa lihat stiker di pilar pintu pengemudi.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR