"Kami fokus pada penurunan total cost of ownership," paparnya.
"Melalui data dan studi kasus nyata, kami membantu pengemudi dan pemilik armada melihat manfaat ekonomis jangka panjang dari penghematan bahan bakar dan usia pakai yang lebih panjang,” lanjut Wang.
Alasan ketiga adalah bentuk komitmen investasi Sailun di Indonesia.
Perusahaan menegaskan bahwa pabrik yang dibangun bukan untuk teknologi lama, melainkan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam jangka panjang.
“Kami tidak membangun pabrik yang beradaptasi pada teknologi usang, melainkan fasilitas modern yang siap memenuhi kebutuhan 10 tahun ke depan atau lebih. Kami membawa teknologi terbaik langsung ke Indonesia karena kami percaya pada potensi pasar ini dan ingin tumbuh bersama,” tutupnya.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR