Meskipun Zeekr 9X dan Lotus Eletre PHEV lebih condong sebagai SUV mewah untuk jalan raya, Dachet menjelaskan platform tersebut juga beradaptasi untuk penggunaan off-road.
"Saat mereka melakukan pengujian di gurun pasir di China, hasilnya jauh melampaui apa yang mereka harapkan dalam hal kemampuan," kata Dachet.
SUV ini dibekali suspensi aktif independen dengan kemampuan untuk mengontrol setiap roda secara individual, serta sistem steer-by-wire dan brake-by-wire.
Yang paling menonjol, mobil ini diklaim menawarkan kedalaman rendam (wading depth) hingga 800 mm—hanya selisih 100 mm dari Land Rover Defender 110.
Geely juga mengklaim bahwa SUV ini akan dilengkapi teknologi "full-domain AI", menjadikannya kendaraan pertama di dunia yang mampu melakukan peralihan aktif.
Sistem berbasis AI ini memungkinkan kendaraan bertransisi secara otomatis antara mode listrik murni, hibrida, dan extended-range.
Selain itu, sistem penggerak empat rodanya dapat berpindah antara penggerak roda depan, belakang, atau semua roda tergantung pada kondisi jalan dan medan.
Semuanya dilakukan secara otomatis tanpa campur tangan pengemudi dan saat kendaraan sedang melaju.
Bagaimanapun juga, Geely Galaxy Cruiser tampaknya akan menjadi mobil yang menarik untuk dipantau pada tahun 2026 ini, kita tunggu kehadirannya.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR