GridOto.com - Kasus dugaan penutupan exit tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat menggunakan rantai besi oleh pak ogah sudah clear.
Ketiga pak ogah minta maaf dan beri klarifikasi mengenai fakta sebenarnya.
Klarifikasi itu disampaikan setelah para pak ogah diamankan di Mapolsek Cengkareng, (14/1/26) malam.
Salah satu perwakilan kelompok pak ogah, Joni, membantah narasi yang menyebut mereka sengaja merantai jalan untuk memeras pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
"Kami mengklarifikasi penutupan area tol Rawa Buaya dengan rantai, dengan kotak cone tersebut, (itu) oleh pihak Dishub," ujar Joni dikutip dalam video tersebut, (15/1/26).
Joni menjelaskan keberadaan mereka di lokasi tersebut semata-mata untuk mencari uang seikhlasnya dari pengendara setelah akses jalan dibuka oleh petugas, bukan untuk memaksa pengendara membayar agar jalan bisa dilalui.
"Jadi kami sekadar datang mencari receh. Kami juga tidak ada pemaksaan, kami sekadar membantu dan mencari rezeki sekadar untuk jajan saja," ucap Joni.
Baca Juga: Exit Tol Rawa Buaya Diportal Rantai Preman-preman Kecil, Ada Uang Silakan Jalan
Meski demikian, Joni menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang timbul di tengah masyarakat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR