GridOto.com – Saat ini motor memang tidak lagi hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup.
Salah satunya, motor dijadikan media untuk menyalurkan hobi riding, turing, membuat video, bahkan hingga melahirkan komunitas.
Seperti komunitas Motovlog Tangerang (MVT) yang lahir dari aktivitas Sunday Morning Ride (sunmori) di kawasan BSD, Tangerang.
Dari rutinitas sunmori inilah para pengendara dengan minat serupa terhadap motor dan konten digital mulai saling terhubung.
Komunitas ini pertama kali terbentuk pada Agustus 2024 dengan nama Team Shelter, yang awalnya hanya beranggotakan delapan orang.
Firmansyah (VMV Motovlog) didapuk sebagai ketua, didampingi Ello atau Denz Ello Channel sebagai wakil.
Baca Juga: Tutup 2025, Komunitas ID42NER Gelar Touring Jelajah Kalimantan
Seiring meningkatnya konsumsi konten otomotif di media sosial, motovlog tak lagi sekadar dokumentasi perjalanan.
Seperti anggota komunitas Motovlog Tangerang yang kontennya berkembang menjadi sarana edukasi, hiburan, hingga kampanye keselamatan berkendara.
Perjalanan komunitas ini kemudian berlanjut saat bergabung dengan AMVI-B (Asosiasi Motovlog Indonesia Bersatu) yang diresmikan pada November 2024.
Dari sana, komunitas ini resmi berkembang menjadi Motovlog Tangerang (MVT) sebagai regional wilayah Tangerang.
Di bawah kepemimpinan Denz Ello sebagai ketua dan Firmansyah sebagai wakil, MVT menunjukkan pertumbuhan pesat dan menaungi lebih dari 30 motovlogger.
Tak hanya fokus pada konten, MVT juga mulai menjalin kolaborasi dengan brand otomotif salah satunya dengan Fenrir Engineering.
Baca Juga: Mau Jadi Motovlogger? Perhatikan Ini Sebelum Pasang Action Cam di Helm
“Kami melihat kolaborasi dengan Fenrir Engineering sebagai langkah strategis. Selain produknya relevan, kerja sama ini memberi ruang bagi anggota untuk berkembang lebih profesional,” ujar Denz Ello.
Hal senada disampaikan Firmansyah. Menurutnya, motovlog kini telah menjadi bagian dari gaya hidup otomotif modern.
“Kami ingin menunjukkan bahwa motovlog bukan sekadar hobi. Dari konten sampai kolaborasi brand, semuanya bisa berjalan beriringan,” jelasnya.
Fenomena seperti bukan terjadi di wilayah Tangerang saja, tetapi fenomena yang sama juga berjalan di daerah lainnya.
Ini semakin menguatkan kalau motor memang bukan hanya sebagai media transportasi, tetapi sudah sangat melekat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.\
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR