Ketika dikonfirmasi ke Grab Indonesia, ternyata jawabannya benar.
Melansir Kompas.com, lewat keterangan tertulis, Grab Indonesia membenarkan mitra pengendara tersebut memang 'Abang Grab' yang sedang menjalankan aktivitas pemetaan untuk layanan peta internal mereka, GrabMaps.
Perusahaan ride-hailing yang berkantor pusat di Singapura ini merinci, perangkat yang terpasang di motor mitra pengemudi tersebut bernama KartaCam 2.
Perangkat ini merupakan kamera khusus yang digunakan dalam inisiatif GrabMaps untuk mengumpulkan citra jalan atau street-level imagery.
GrabMaps Indonesia sendiri mulai dijajaki pada 2022.
Baca Juga: Rawan Menyesatkan, Begini Cara Meningkatkan Akurasi Penunjuk Jalan Google Maps
Grab mengatakan, pengembangan GrabMaps dilakukan untuk menjawab keterbatasan peta pihak ketiga yang dinilai belum sepenuhnya terlokalisasi untuk kebutuhan Asia Tenggara.
Dengan dibangun oleh komunitas lokal, GrabMaps versi Indonesia diklaim menghadirkan data yang lebih presisi, relevan, dan terus diperbarui.
Grab menjelaskan, hingga akhir Desember 2024, ada 80 kontributor di berbagai wilayah.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR