Namun, saat aksi berlangsung, korban yang tengah menginput data pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) tiba-tiba berlari keluar dan berteriak kepada temannya.
Teriakan korban membuat pelaku panik dan menggagalkan niat membawa kabur motor milik Gina.
Sejumlah karyawan puskesmas yang mendengar teriakan tersebut ikut berusaha mengejar.
Namun, kedua terduga pelaku berhasil melarikan diri.
Gina mengaku syok dengan peristiwa tersebut. Dia tak menyangka, motornya menjadi sasaran aksi pencurian sepeda motor.
Baca Juga: Akting Pria 56 Tahun Ini Boleh Juga, Pinjam Honda BeAT Alasan Kecelakaan Berujung Masuk Penjara
"Saat itu, kami lagi input data pasien CKG, tidak sadar mereka masuk, tiba tiba kaget ada orang duduk di motor saya, saya langsung loncat dari bangku, lari dan berteriak, pelaku langsung kabur," tutur Gina saat ditemui di lokasi, (13/1/26) siang disitat dari Kompas.com.
Gina mengaku saat itu tidak sadar lubang kunci motornya sudah dirusak. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, Gina menemukan lubang kunci motor sudah rusak.
Kepala Tata Usaha Puskesmas Mandirancan, Ninik Ertiningsih mengatakan, kasus pencurian sepeda motor di lingkungan puskesmas bukan kali pertama terjadi.
Pada tahun 2020, motor milik petugas puskesmas hilang dicuri pelaku.
"Pernah di tahun 2020, itu mah sudah terjadi pencuriannya, dan sekarang 2026, berhasil digagalkan," papar Ninik saat ditemui di lokasi.
Peristiwa pencurian ini terjadi saat petugas sedang melakukan input data sekaligus keterangan penanganan pasien yang berkunjung sepanjang hari Senin.
Ninik menyebut, jumlah kunjungan pasien di hari itu mencapai sekitar 80-90 orang.
Sebagai tindak lanjut dari peristiwa percobaan pencurian ini, pihak puskesmas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan.
Seluruh kendaraan petugas puskesmas diarahkan untuk diparkir di bagian belakang, sementara petugas keamanan disiagakan di bagian depan area puskesmas.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR