GridOto.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan pengaturan lalu lintas khusus menjelang pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Proses pembongkaran dijadwalkan mulai berlangsung pada pekan ketiga Januari 2026, tepatnya Rabu (14/1/2026).
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak akan disertai penutupan jalan.
Arus kendaraan tetap dapat melintas, meski akan diberlakukan pengaturan lalu lintas di sekitar area pekerjaan.
Dalam skema yang disiapkan, kendaraan dari lajur lambat akan dialihkan sementara ke lajur cepat.
Pengaturan ini bertujuan memberikan ruang bagi alat berat yang digunakan untuk membongkar struktur tiang monorel.
“Di lokasi terdapat dua lajur, yakni lajur cepat dan lajur lambat. Ketika alat berat beroperasi, posisinya akan berada di lajur lambat, sedangkan lajur cepat tetap bisa digunakan oleh kendaraan,” ujar Syafrin seperti dikutip dari Kompas Megapolitan.
Untuk mengurangi dampak kepadatan lalu lintas, Dishub memastikan seluruh aktivitas pembongkaran dilakukan pada malam hari, saat volume kendaraan relatif lebih rendah.
“Pekerjaan akan dilaksanakan pada malam hari sesuai waktu yang paling memungkinkan. Detail durasi dan tahapan teknisnya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Bina Marga selaku pelaksana,” jelasnya melansir Kompas.com.
Secara keseluruhan, terdapat 98 tiang monorel yang direncanakan dibongkar di sepanjang koridor Jalan HR Rasuna Said.
Sementara itu, pembongkaran tiang monorel di wilayah Senayan masih dalam tahap pembahasan lanjutan oleh instansi terkait.
Baca Juga: Terasa Efeknya, Aplikasi Atur Arus Jemputan Sekolah Jakarta Raih Penghargaan di Bangkok
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR