Turun ke bawah, terlihat sokbrekernya sudah dilengkapi dengan cover karet, serta ada spakbor depan berbahan metal yang juga disepuh krom khas motor jadul.
Setangnya juga termasuk rendah, dipadu dengan tangki yang ramping dan memanjang ke belakang, disambung lagi dengan jok flat membuatnya kuat aura jadulnya.
Meski demikian, sebagai motor modern, tentu saja berbagai teknologi terkini sudah dijejalkan pada motor ini.
Seperti LED yang mengisi area headlamp-nya, termasuk stoplamp, serta lampu sein yang juga tetap menguatkan aura jadul karena bentuknya yang dibuat membulat.
Kemudian ada juga panel instrumennya yang sudah memadukan antara analog dengan layar digital.
Selain itu bentuk bodi sampingnya sebenarnya juga terlihat modern untuk ukuran motor berkonsep jadul.
Lanjut ke area kaki-kaki, sebagai motor berkonsep klasik, maka Honda menjejalkan pelek jari-jari berdiameter 17 inci di depan dan belakang.
Pelek itu dibalut oleh ban berukuran 90/90 di depan dan 110/80 di belakang dengan kembangan yang cenderung kasar untuk menguatkan kesan macho.
Area kaki-kaki kian padat karena motor ini juga sudah dijejali cakram di kedua rodanya, dengan ABS satu channel yang letaknya di depan.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR