Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sosok Jambret Bermotor yang Bikin Nenek-nenek Tewas Dibongkar Warga, Status Pejabat Aktif

Ferdian - Senin, 12 Januari 2026 | 18:00 WIB
Jambret bermotor yang bikin seorang nenek-nenek meninggal ternyata seorang pejabat aktif
KOMPAS.com/Repro foto viral media sosial
Jambret bermotor yang bikin seorang nenek-nenek meninggal ternyata seorang pejabat aktif

GridOto.com - Viral beberapa waktu lali aksi jambret bermotor di Pamekasan, Jawa Timur yang renggut nyawa seorang nenek.

Kini dalang di balik aksi tersebut dan diduga bukan orang sembarangan.

Pelaku penjambretan yang menyebabkan tewasnya korban bernama Sumriyeh (60) diduga adalah seorang kepala dusun yang masih aktif menjabat di wilayah Kabupaten Sampang.

Pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian pada Minggu (11/1/2026).

Penangkapan dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Pamekasan di kediaman pelaku yang berada di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Informasi penangkapan tersebut dibenarkan oleh warga setempat.

Seorang warga berinisial S mengungkapkan pelaku dikenal sebagai kepala dusun dan merupakan tetangga temannya.

"Dia tetangga teman saya. Kebetulan sebagai kepala dusun dan ditangkap di rumahnya," ujar S, dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Keterlaluan! Tiga Perampok Bejek Gas Motor Saat Korban Masih Bertahan

Menurutnya, sosok pelaku juga sama dengan pria yang fotonya sempat viral di media sosial.

Foto tersebut berasal dari rekaman kamera pengawas (CCTV) milik warga yang merekam aksi pelaku saat mengendarai sepeda motor usai melakukan penjambretan.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, membenarkan adanya penangkapan pelaku kasus penjambretan yang berujung maut tersebut.

Namun, pihaknya belum membeberkan secara detail identitas dan peran pelaku karena masih dalam proses pemeriksaan intensif.

"Iya benar, masih proses dan diperiksa. Besok kita jelaskan," ujar AKP Doni singkat pada Minggu (11/1/2026).

Saat ditanya terkait status pelaku yang disebut masih menjabat sebagai kepala dusun, Doni kembali menegaskan kepolisian akan menyampaikan keterangan resmi setelah proses penyidikan awal rampung.

"Tunggu besok saja. Kita jelaskan besok," katanya.

Peristiwa penjambretan ini terjadi di Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.

Saat itu, korban Sumriyeh tengah dibonceng anaknya, Halimatus Sakdiyah (26), bersama dua cucunya, Alfian (7) dan Kayla yang masih berusia 1 tahun 8 bulan.

Baca Juga: Markas Begal Motor di Lampung Terungkap, Ruang Tamu sampai Dapur Dipenuhi Motor

Keempatnya mengendarai motor dengan nomor polisi M 3863 CC.

Di tengah perjalanan, mereka tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang mengendarai motor dari arah kanan.

Pelaku kemudian menarik gelang emas yang dikenakan korban.

Aksi penjambretan tersebut membuat motor korban oleng.

Dalam kondisi panik, korban dan keluarganya terjatuh.

Sumriyeh mengalami luka parah akibat benturan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan terduga pelaku beredar di media sosial

Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengendarai motor, mengenakan sarung, helm, serta kaus berwarna cokelat.

Foto-foto itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu kemarahan publik.

Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena pelaku diduga merupakan aparatur desa yang seharusnya menjadi contoh dan pelindung warga.

Fakta tersebut menambah keprihatinan sekaligus sorotan tajam terhadap integritas pejabat di tingkat desa.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa