GridOto.com - Inilah daftar harga mobil bekas Mitsubishi Xpander 2018, nggak bikin kantong kalian jebol gaes.
Dilihat dari eksterior, tampang Mitsubishi Xpander terlihat gahar, sporty dan tentunya menarik untuk dilihat.
Beralih ke dalam kabin, Xpander punya kapasitas 7 penumpang dengan banyak kompartemen penyimpanan dan kabin yang senyap.
Walaupun tidak yang paling kencang di kelasnya, tapi performa mesin Xpander sudah lumayan.
Dapur pacu Xpander pakai mesin 1.5 L MIVEC 4-silinder 16 valve DOHC.
Tenaganya mencapai 105 PS (103,5 dk) di 6.000 rpm dan torsi 131 Nm di 4.000 rpm.
Xpander mengandalkan suspensi Mac Pherson Strut Coil Spring pada bagian depan dan Torsion Beam pada bagian belakangnya.
Suspensi Misubishi Xpander mampu meredam getaran dan bantingan suspensi yang empuk membuat penumpang dan pengemudi tetap nyaman.
Mitsubishi Xpander didukung ground clearance yang tinggi sebesar 205 mm.
Makanya sangat cocok untuk dipacu di berbagai medan, baik dari perkotaan atau perjalanan jauh.
Dilengkapi fitur seperti ABS, EBD, Hill Start Assist (HSA), Active Stability Control (ASC), dan Dual SRS Airbags.
Mitsubishi Xpander 2018 menawarkan 5 varian berbeda, mulai dari Exceed, GLS hingga Ultimate.
Dengan pilihan transmisi manual atau CVT.
Untuk harganya, Mitsubishi Xpander Exceed M/T tahun 2018 dibanderol di kisaran Rp 150 juta on the road Jakarta tergantung kondisi kendaraannya.
Nah, biar lebih jelas simak daftar harga mobil bekas Mitsubishi Xpander 2018 diambil dari kanal pricelist GridOto.
| Exceed A/T | 2018 | 1.500 cc, 104 dk | Rp 170 juta |
| Exceed M/T | 2018 | 1.500 cc, 104 dk | Rp 160 juta |
| GLS M/T | 2018 | 1.500 cc, 104 dk | Rp 140 juta |
| Sport A/T | 2018 | 1.500 cc, 104 dk | Rp 170 juta |
| Ultimate A/T | 2018 | 1.500 cc, 104 dk | Rp 180 juta |
*Disclaimer
• Harga dirangkum dari pedagang mobil bekas area Jakarta dan sekitarnya.
• Harga tergantung kondisi kendaraan.
• Daftar harga disusun berdasarkan data yang diterima hingga 1 Januari 2026.
Baca Juga: Murah Meriah Kabin Muat Banyak, Harga Daihatsu Xenia Bekas 2004 Tinggal Segini
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR