Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Satu Pengendara Ngerem Seperti Main Sulap, Dua Pemotor Jadi Korban

Mohammad Nurul Hidayah - Senin, 5 Januari 2026 | 13:15 WIB
Akibat satu pengendara sembarangan saat berhenti, pengendara lain ikut jadi korban
Akibat satu pengendara sembarangan saat berhenti, pengendara lain ikut jadi korban

Seperti yang diungkapkan Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku main dealer motor Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang.

Baca Juga: Enggak Bikin Dompet Kempis, Semurah Ini Ganti Sil Master Rem Motor

Menurutnya, etika mengerem tidak hanya berkaitan dengan teknik, tetapi juga sikap.

Pengendara perlu menyadari bahwa setiap tindakan di jalan raya berdampak pada orang lain.

Mengerem secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas dapat mengejutkan pengendara di belakang dan memicu kecelakaan beruntun.

Oleh karena itu, penting bagi pengendara sepeda motor untuk selalu memperhatikan spion, membaca pergerakan kendaraan di sekitar, serta menghindari sikap egois seperti memotong jalur lalu langsung mengerem.

“Pengereman yang baik dan benar harus dilakukan dengan tenang, bertahap, dan menggunakan kombinasi rem depan serta belakang. Dengan teknik yang tepat, pengendara tetap bisa mengendalikan motor meskipun harus berhenti mendadak,” jelas Agus Sani.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa