GridOto.com - Selain mobil listrik, saat ini perkembangan mobil dengan teknologi hybrid di pasaran sangat cepat.
Beberapa pabrikan tampak saling berlomba melengkapi line up mobil yang ditawarkan dengan varian hybrid.
Untuk Anda yang sudah punya mobil hybrid dan ingin lakukan perawatan, awas jangan sampai salah saat membeli busi.
Pasalnya, ternyata busi untuk mobil berteknologi hybrid berbeda dengan busi untuk mobil bensin.
"Perbedaan busi tergantung dari brand kendaraanya," buka Diko Octaviano, ATS & Product Development Assistant Manager PT Nittera Mobility Indonesia, pabrikan busi NGK kepada GridOto.
Baca Juga: Diam-diam Kawasaki Sedang Siapkan Skutik Bongsor Bermesin Hybrid
"Kalau mobil Hybrid Suzuki businya masih sama dengan yang masih pakai mesin bensin biasa. Tapi di mobil Toyota, businya berbeda," tambahnya saat dihubungi melalui pesan singkat pada Senin (05/01/2026).
Soalnya teknologi hybrid yang digunakan Toyota dengan Suzuki berbeda.
Suzuki mengunakan sistem mild hybrid pada produk mereka.
Berbeda dengan mobil hybrid Toyota yang menggunakan teknologi hybrid lebih advance.
"Artinya mesin hybridnya dituntut untuk high performance dan clean dari residu," kata Diko yang berkantor di daerah Ciracas, Jakarta Timur ini.
Makanya, menurut Diko teknologi yang lebih advance ini butuh busi khusus yang menggunakan double electrode atau elektroda ganda.
Baca Juga: Biaya Servis Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di Bengkel Resmi
Contoh di Toyota Veloz, saat masih memakai mesin bensin menggunakan busi NGK berkode ILKAR6B11.
"Setelah diganti ke hybrid businya berubah jadi DILKAR6T8. Sama dengan yang digunakan pada Innova Zenix Hybrid," kata Diko.
"Perubahan teknologinya ada di konstruksi elektroda, yang sebelumnya single elektroda jadi double elektroda," tambahnya.
Enggak hanya itu, busi mobil hybrid juga sudah mengadopsi teknologi laser Iridium.
"Logam mulia ganda (pada elektroda) merupakan generasi terbaru dari teknologi busi," ujar Diko.
Sebelumnya diadopsi oleh mobil Jepang, mobil-mobil yang dijual di Eropa sudah menggunakan busi jenis ini.
"Dan ini sudah jadi standar yang dipakai di negara-negara Eropa untuk (memenuhi) kebutuhan standar emisi gas buangnya," tuturnya.
Makanya, saat ingin lakukan penggantian busi di mobil hybrid, pastikan kode businya sama dengan yang dipakai di mobil kalian.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR