“Biasanya mobil jadi getar di langsam karena ada silinder yang pembakarannya telat atau tidak sempurna,” kata Tri.
Baca Juga: Terlalu Bersemangat Kencangkan Busi Mobil, Ini Dampak Buruknya
Gejala berikutnya adalah mesin menjadi lebih sulit dihidupkan, terutama saat kondisi mesin masih dingin.
Busi yang lemah membutuhkan waktu lebih lama untuk memicu pembakaran awal sehingga mesin tidak langsung menyala.
Selain itu, konsumsi bahan bakar juga cenderung lebih boros karena bahan bakar tidak terbakar sempurna dan terbuang percuma.
Jika kondisi busi lemah dibiarkan terlalu lama, risiko mogok hingga kerusakan komponen lain bisa meningkat.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR